Prabunews.com – Upaya meningkatkan potensi ekowisata di Kota Bandung direalisasikan melalui program urban farming terintegrasi yang digalakan oleh Dinas Pangan dan Pertanian (DISPANGTAN) kota Bandung.
Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga secara mandiri dengan menanam tanaman pangan di pekarangan. Buruan Sae juga diharapkan lebih terhubung dengan potensi lokal, sehingga hasil produknya dapat memberikan dampak ekonomis kepada masyakat sekitarnya.
Kecamatan Ujungberung merupakan salah satu wilayah yang telah menerapkan program Buruan Sae. Hasil Buruan SAE warga Kecamatan Ujungberung selain memenuhi kebutuhan dasar warga juga akan disuplai ke BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat
Nantinya, hasil panen Buruan SAE akan dibeli oleh penyuplai BPNT untuk diberikan ke KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dengan sayuran kualitas baik hasil produksi warga setempat sendiri. Sehingga uang akan berputar disitu dan dapat menaikkan ekonomi di Kecamatan Ujungberung
Selain dapat meningkatkan ekonomi, Buruan Sae juga dapat menghasilkan kualitas sayuran yang bagus, karena hasil pengecekan DKPP sayuran yang diproduksi tidak memakai pupuk anorganik. Hasil sayuran yang bagus akan menekan kenaikan angka stunting di kecamatan tersebut melalui program Sohib SAE