Buruh dan Mahasiswa Kembali Serbu Grahadi Tolak UU Cipta Kerja

Surabaya, Prabunews.com – Ratusan massa dari aliansi buruh dan mahasiswa, kembali melakukan demo di depan Gedung Grahadi Surabaya, Selasa (20/10/2020) sekitar jam 15:00 Wib. Mereka datang ke Kota Pahlawan Surabaya, dengan aksi tuntutan menolak diberlakukannya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang sudah disahkan oleh pemerintah dan DPR RI beberapa waktu lalu.

Para pendemo itu, mengatasnamakan Aksi Gerakan Tolak Omnimbus Law (Getol) Jilid II. Dari pantauan Media Indo Pos, sekitar pukul 15:30 Wib tampak ratusan massa pendemo sudah berada di depan Gedung Grahadi Surabaya.

Menurut sejumlah pendemo, aksi yang mereka lakukan tersebut akan berlangsung selama 4 hari, yakni mulai Selasa (20/10/2020) hingga Jumat (23/10/2020) mendatang.

Massa yang datang itu, berasal dari aliansi mahasiswa. Mereka berasal dari Unmer, Unair, Front Mahasiswa Nasional (FMN), Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), dan ada yang tergabung dalam beberapa federasi serta elemen buruh lainnya.

Dalam orasinya, para pendemo menyatakan kecewa terhadap pemerintah pusat yang tidak mengakomodir tuntutan mahasiswa dan buruh agar presiden menerbitkan Peratutan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu).

Selain itu, para pendemo juga menolak penurunan komponen kebutuhan hidup layak serta penetapan upah minimum Provinsi Jawa Timur 2021.

Dalam aksi demo selanjutnya, massa pendemo mengancam akan melakukan aksi maraton sampai Jumat (23/10/2020) mendatang.

Dengan melibatkan massa yang lebih banyak lagi dari serikat pekerja, petani, masyarakat miskin kota, serta mahasiswa. Untuk mengantisipasi terulangnya kisruh dalam aksi unjuk rasa sebelumnya, polisi sudah memasang pagar betis tambahan di balik pagar gerbang Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

(whb)

Scroll to Top