Teddy sangat setuju dan mendukung agar gerai-gerai pelayanan publik mendasar seperti ini diperbanyak di wilayah-wilayah. Saat ini, pelayanan administrasi kependudukan telah bisa dilakukan di 45 titik, termasuk di kantor-kantor kecamatan.

“Mudah-mudahan dengan pembukaan-pembukaan (gerai) seperti ini, kalau dulu ke Disdukcapil luar biasa antrian, kita sekarang dengan aplikasi dan sms center mulai didistribusikan,” katanya.
Baca juga : Banjir Bekasi, Sekda Jabar Minta Perangkat Daerah “Berkoordinasi dengan BPBD”
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menambahkan, selain di kantor kecamatan dan layanan keliling, Pemkot Bandung sudah lama mengupayakan hadirnya gerai-gerai layanan. Saat ini gerai itu secara geografis penyebarannya sudah terbilang merata.
“Di bagian barat ada di Festival Citylink, di utara ada BTC, ada MIM di timur. Ini masuk kategori tengah, selain kantor Disdukcapilnya sendiri,” ungkap Ema.