Prabunews.com – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky tiba-tiba muncul di acara Grammy Awards 2022, pada Senin (4/4/2022).
Dalam acara penghargaan musik internasional itu, Zelensky memberikan sebuah pidato ang direkam sebelumnya di tengah kondisi perang dengan Rusia.
Dalam video rekaman pidatonya, Zelensky bercerita soal kondisi rakyatnya yang tengah bertahan di tengah kondisi perang.
“Lebih dari 400 anak terluka dan 153 anak meninggal dunia, dan kami tidak akan pernah melihat mereka menggambar lagi,” kata Zelensky.
“Orangtua kami bahagia bangun tidur saat pagi di shelter bom, tapi hidup. Orang yang kami cintai tidak tahu apakah kami bisa bersama kembali,” lanjutnya.
Menyinggung soal musik, ia menyebut musisi Ukraina tak bisa berkarya beberapa waktu ini karena harus bertaruh di medan perang.
“Musisi kami memakai pelindung tubuh, bukan tuksedo. Mereka bernyanyi untuk korban yang terluka. Di rumah sakit. Bahkan bagi mereka yang tidak bisa mendengarnya. Tapi musik akan tetap menjangkau mereka,” katanya.
Ia kemudian mengajak kepada seluruh dunia untuk mendukung Ukraina dan tidak diam melihat penderitaan negaranya.
“Isi keheningan dengan musik Anda. Isi hari ini untuk menceritakan kisah kita. Katakan yang sebenarnya tentang perang di jejaring sosial Anda, di TV, dukung kami dengan cara apa pun yang Anda bisa, tetapi jangan diam. Dan kemudian perdamaian akan datang ke semua kota kita,” ucap Zelensky.
“Bantu kami dengan cara apa pun yang bisa kalian lakukan. Apa pun, asal bukan dengan diam.”
Zelensky mengakhiri pidatonyadengan menyebutkan beberapa kota di Ukraina dan mengatakan, “Saya bermimpi mereka bisa hidup dan bebas. Bebas seperti Anda di panggung Grammy.”
Ia menyampaikan pesan sebelum penampilan dari John Legend dari lagu “Free”, yang diikuti oleh penyanyi Ukraina Mika Newton, musisi Siuzanna Iglidan dan penyair Lyuba Yakimchuk.
Diketahui, Presiden Zelensky merekam video tersebut dalam 48 jam terakhir di sebuah bunker di Kyiv.