Bekasi, Prabunews.com – Tingginya angka penyebaran pasien COVID-19 di Kabupaten Bekasi menjadi energi bagi dilaksanakannya agenda percepatan vaksinasi.

“Kabupaten Bekasi selalu dalam risiko tinggi dan sering zona merah dalam masa pandemi ini,” ujar Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat saat mengunjungi Sentra Vaksin BPBD Provinsi Jawa Barat yang digelar di Stadion Wibawa Multi, Cikarang Bekasi. Hal ini berdasarkan sumber yang direlease oleh akun IG BPBD Jabar.
Oleh karena itu, Uu berharap, dengan ditunjuknya Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdan, sebagai Penjabat Bupati Bekasi, akan ada inovasi dalam pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi khususnya dan Jawa Barat pada umumnya.
Dani juga hadir di hari ke-2 pelaksanaan vaksinasi tersebut, bertindak sebagai Penjabat Bupati Bekasi untuk mendampingi wagub. Kedatangan rombongan ini, membuat peserta yang hadir semakin bersemangat. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta vaksin yang mengeluarkan ponselnya dan merekam kedatangan rombongan.
Terlebih lagi, Uu dan Dani dalam moment itu sering menyapa beberapa peserta, juga petugas medis dan relawan yang bertugas. Bahkan rombongan juga sempat menikmati sejenak live music yang digelar untuk menghibur peserta di tempat mengantri.
Sentra Vaksin BPBD Provinsi Jawa Barat ini membuka kesempatan pada masyarakat usia 18 tahun ke atas untuk divaksin. Kesempatan ini juga diberikan kepada masyarakat dari luar daerah Kabupaten Bekasi namun berdomisili atau bekerja di Kabupaten Bekasi.
Masyarakat yang masih belum dapat mendaftar online juga akan dibantu untuk mendaftar secara offline.
Sentra vaksin BPBD Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Bekasi ini berlangsung sampai 18 Agustus 2021 untuk vaksin pertama. Sementara untuk vaksin kedua berlangsung 23 Agustus sampai 13 September 2021.
Semoga percepatan vaksinasi ini dapat berkontribusi untuk segera terbentuknya herd immunity.
(Kang Amat/Red)