Bandung, Prabunews.com – Selama dua hari, tanggal 11-12 dilaksanakan Dialog Sosial Antar Pengurus dan Anggota Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang dilaksanakan oleh Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) di Kota Bandung.

Slamet Kaswanto, SH, MH, Wakil Ketua Umum KSPN mengatakan bahwa Kegiatan Dialog Sosial ini diselenggarakan sehubungan kementrian memberikan kepercayaan kepada KSPN untuk memaksimalkan peran serikat pekerja/buruh dalam rangka memberikan usulan usulan positif sehubungan dengan kondisi dinamika ketenagakerjaan saat ini dimana pandemi Covid19 yang berdampak bukan hanya pada dampak kesehatan namun termasuk kepada dampak ekonomi terutama di pascanya nanti akan menghadirkan permasalahan yang salah satu bentuknya kondisi pemutusan hubungan kerja.
Salah satu bentuk usulan KSPN yang diakomodir oleh negara itu diantaranya dengan adanya stimulus bantuan langsung Rp.600.000 dengan kepesertaan BPJS Tenaga Kerja termasuk mereka yang di PHK namun masih terdaftar di BPJS.
Diharapkan kedepannya pemerintah untuk lebih serius menghadapi dampak covid ini kelangsungan usaha diperhatikan yang akan berimplikasi terhadap kelangsungan tenaga kerja diusahakan dapat bantuan ini, ungkap Slamet.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kota ini merupakan bagian dari konsolidasi kesepahaman dalam bentuk hadirnya solusi yang dihadiri oleh perwakilan KSPN yang ada di wilayah Bandung Raya. Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus DPD KSPN Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kota Cimahi dan KSPN Kabupaten Purwakarta.

Ato Sutarto Ketua DPD KPSN Kota Bandung yang juga merupakan salah satu peserta dialog mengatakan bahwa dialog ini sangat bermanfaat dalam upaya menyikapi kondisi pekerja/buruh dimasa pandemi, juga tentang peran dan harapan serikat pekerja terhadap dampak pandemik covid 19 bagi kelangsungan kerja,untuk itu dengan di adakannya acara tersebut di harapkan KSPN menampung semua masukan keinginan dan keharusan yang dilakukan untuk keberlangsungan para pekerja/buruh,karena tidak bisa di pungkiri dampak dari pandemik covid 19 ini benar – benar berpengaruh terhadap keberlangsungan dunia usaha.
Kita tentunya sangat berharap agar pemerintah memiliki langkah-langkah kongkrit dalam memperhatikan nasib para pekerja/buruh mengingat mereka sebagian besar hidupnya tergantung dari berjalannya roda perusahaan atau kegiatan ekonomi pribadinya.
(Kang Amat)