Prabunews.com – Seperti kebanyakan serangga lainnya, kecoak memiliki banyak pusat saraf. Ketika mereka kehilangan kepala, bagian tubuh lainnya akan terus beroperasi secara terpisah.
Faktanya, kecoak bisa saja hidup tanpa kepala jika seandainya mereka tidak membutuhkan mulutnya untuk makan dan minum.
Hal tersebut bisa terjadi karena kecoak bernapas melalui lubang kecil di segmen tubuhnya bukan di bagian kepala. Segmen tubunya itu dikenal sebagai spirakel.
Kecoa dapat hidup sebentar setelah dipenggal kepalanya karena otaknya tidak mengontrol pernapasannya dan darah tidak membawa oksigen ke seluruh tubuhnya seperti halnya manusia.
Faktanya, spirakel mengantarkan oksigen dari udara ke jaringannya melalui tabung kecil trakea. Kecoak akan mati karena kelaparan, karena satu-satunya hal yang sangat dibutuhkan kepalanya adalah makanan