Yayan mengatakan sejumlah layanan digital tersebut sebelumnya sudah ada, namun terus dilakukan pembaharuan demi memberikan pelayanan secara optimal.
Sehingga, para ASN Kota Bandung bisa mengurus keperluan administrasinya secara mandiri.
“Kalau BKPP harus mengurus 15 ribu ASN pasti akan keberatan, karena SDM-nya tidak mencukupi,” katanya.
Baca juga : Mandalika Fashion Carnaval Dalam Rangkaian Festival Bau Nyale di Lombok
Melalui pelatihan sosio-kultural ini, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial juga menaruh harapan besar bahwa ASN di lingkungan Pemkot Bandung mampu memberikan pelayanan terbaik untuk pemerintah atau bahkan masyakatnya sendiri.
“Saya melihat bagaimana materinya sangat luar biasa, saya berharap ini betul-betul ada aspek hijrah perubahan dari mindset dan spirit untuk ASN Kota bandung dan ASN Kota bandung lebih baik,” tutur Oded.
(iwnaruna /Abah)