Prabunews.com – Kalangan anggota DPRD Jabar mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar reaktivasi Jalur KA Rancaekek-Tanjungsari segera diwujudkan. Terlebih, hal ini sudah direncanakan sejak lama.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmad mengatakan, masyarakat Jabar terutama Kota Bandung membutuhkan konektifitas, terutama di dalam wilayah Bandung Raya.
Konektivitas jalur kereta api ini nantinya bisa diteruskan menuju Bandara Kertajati yang merupakan Bandara alternatif dari Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusuma.
“Kami butuh konektifitas di dalam kota supaya kereta cepat itu dapat terkoneksi di Bandung Raya Ini sejauh mana,” kata Hasbullah dalam keterangannya, kamis (6/12/2022).
Saat ini sudah ada konsep untuk melanjutkan kereta cepat dari Kota Bandung ke Kertajati. Paling tidak kita dapat koordinasi agar masyarakat Jawa Barat tidak ada ruginya.
“Maka harapan kami di Jawa Barat, Kertajati menjadi opsional dari Soeta dan Halim,” harap Hasbullah.
Reaktivasi jalur Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari diharapkan agar segera terlaksana, ini merupakan salah satu cara untuk menghubungkan beberapa wilayah ke destinasi-destinasi wisata yang ada di Jawa Barat.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Jajang Rohana juga mengakui jika Kereta Api merupakan alat transportasi yang paling nyaman.
Namun demikian dirinya menyayangkan mengapa saat ini banyak jalur yang sudah ada dari jaman dulu dan sekarang tidak aktif.
“Ini Masukkan saja kepada kementerian, bahwa emang angkutan masal yang nyaman adalah kereta api. Saya sangat sedih sekali, ini dari jaman Belanda, kenapa ini sekarang tidak aktif,” ungkap Jajang.
Selain itu, di wilayah Bandung Raya diprediksi beberapa tahun kedepan akan terjadi peningkatan kemacetan karena mobilitas masyarakat.
Dengan demikian Kereta Api dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan jika beberapa jalurnya di Aktifkan kembali.
Pihaknya juga memikirkan dengan transportasi di Bandung Raya, jalan di Bandung 10 tahun kedepan akan menjadi kemacetan yang lebih dari sekarang.
“Saya berharap rel-rel kereta api dapat di reaktivasi, seperti Garut, Bandung, Ciwidey,” kata Jajang.