Bandung, Prabunews.com – Komunitas Motor Gunung / Trail biasanya identik dan kadung dibranded sebagai pihak yang selalu membuat kurang baik dalam ekologis hutan karena kebiasaan para penunggangnya yang hampir sering melalukan perjalanan hobbynya ke jalur-jalur lama dan baru di hutan.

Namun pernyataan itu tidak selamanya bisa dianggap sebagai sebuah kebenaran yang bisa menggeneralisir semuanya.
Hal itu dapat terlihat pada Minggu pagi sampai sore (17/1), ada sekitar 150 off roader dari berbagai komunitas melalukan gerakan menanam pohon di area Gunung Manglayang.
Kegiatan yang dikemas dengan tema besar ” Off Roader Peduli Lingkungan ” itu melibatkan bukan hanya para penunggang kuda besi namun berkolaborasi dengan Komunitas Pencinta Alam Mamut, Komunitas Sepeda, Dinas Kehutanan Jabar dan pegiat lingkungan.
Heru Dharmawan Ketua Pelaksana menyatakan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan menanam ini karena ini menjadi sebuah bukti bahwa siapapun komponen bangsa ini dengan latar apapun termasuk hobby harus memiliki ruh kepedulian terhadap lingkungan dan dengan hadirnya kolaborasi dan kebersamaan dalam gerakan kepedulian ini akan mempercepat proses recovery lahan kritis.
Sementara itu Ato Sutarto Pelaksana teknis kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh beberapa club trail diantaranya Club trail BATARA, Netral bandung, Brother netral bandung, Majalaya trail game, PMCB, Lendoy adventure, Kltm, GASKEUN adventure, Babarayaan offroader Bandung, Bagja trail adventure, Babah botak trail adventure, Metic trail adventure, Brotherbandung01, KKB adventure trail, Gatra, Trabas, Mtc, TRAGAB, RASPATI BROTHER, GASREK, BALANTRAK, MABAL serta beberapa Komunitas MAMOUTC , Tanam Rawat Hijaukan, Ngereuyeuh Adventure, Wanagiri dan Komunitas Sepeda termasuk Support dari Dinas Kehutanan Jabar dalam bentuk penyediaan bibit pohon.
Ini bukan kali pertama kegiatan penanaman karena sebelumnya hal yang sama dilakukan juga di Area Puncak Bintang, Pamoyanan dan Oray Tapa.
Selanjutnya gerakan menanam ini akan terus dilaksanakan dengan memohon rekomendasi dari dinas terkait tentang area kritis yang perlu direcovery/dihijaukan dan kami sebagai bagian dari komunitas akan senantiasa siap membantu melalui gerakan menanam, tegas Ato.
(Kang Amat)