Gemar Membaca Lewat Kolecer dan Candil, Bisa Asah Pola Pikir serta Daya Ingat

Jika malas membaca, Atalia mengatakan bahwa seseorang bisa menjadi kurang berwawasan sehingga mudah percaya berita bohong (hoax), mudah terprovokasi, sulit mendapat pekerjaan akibat kalah bersaing, hingga cepat pikun.

“Ini sangat berbahaya sekali. Mereka yang sekarang misalnya tidak toleran, itu biasanya mereka kurang banyak bergaul dan kurang banyak membaca,” ujar Atalia.

Baca juga : Hadapi Virus Corona Pemkot Bandung Sediakan Layanan 112 Atau 119 Saja

Adapun selain memperluas wawasan dan pengetahuan serta mengasah pola pikir kritis, Atalia menjelaskan bahwa kegemaran membaca juga bisa memberi kekuatan bagi daya ingat, menghilangkan stres, menangkal penyakit pikun, dan menjaga otak tetap aktif dan tajam.

“Saya kira ini penting sekali bagaimana gemar membaca itu bisa membuka wawasan seluruh masyarakat Jawa Barat dan Indonesia,” kata Atalia.

Scroll to Top