Bandung, Prabunews.com – Perias atau penata rias (make-up artist) adalah seorang seniman yang mediumnya adalah tubuh manusia, menerapkan tata rias dan prostetik untuk teater, televisi, film, mode, majalah dan produksi serupa lainnya termasuk seluruh spek dalam industri pemeragaan. Penghargaan yang diberikan untuk profesi ini dalam industri hiburan kelas dunia meliputi Academy Award untuk Tata Rias dan Gaya Rambut Terbaik dan beberapa penghargaan industri hiburan seperti Emmy Award dan Golden Globe
Tak terkecuali di indonesia, Profesi make-up artist atau MUA menjadi salah satu profesi yang paling dicari. Jika dulu profesi MUA hanya identik untuk riasan wajah pengantin dan artis, kini semakin banyak yang menggunakan jasa MUA untuk momen bervariasi mulai dari ulang tahun, lamaran, pre-wedding, hingga menghadiri pesta.

Dalam rangka menyikapi hal tersebut diatas, LKP Karya Jelita membuat sebuah gebrakan nyata untuk Masyarakat yang mendorong terwujudnya sebuah Gerakan Nasional Revolusi Mental dengan Tema “Positivisme Dalam Kewirausahaan Mandiri Berbasis Digital”, Rani Sintiawati, M.Pd., Dipl Cidesco sebagai direktur LKP karya jelita mengemas gebrakan tersebut dalam sebuah rangkaian workshop Lomba dan kompetisi Bridal Make Up yang dilaksanakan pada Senin, 6 Juni di LKP Karya Jelita Jl. Macan 07, Bandung dan Minggu, 12 Juni 2022 di Ciwalk Mall.
Rangkaian workshop pada Senin (6/6) lalu menghadirkan Ir. Wijaya Kusumawardhana, MMIB (Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama KEMENKO PMK RI) yang sekaligus memberikan materi terkait Gerakan Nasional Revolusi Mental salah satunya adalah tentang Etos Kerja, Gotong royong dan Integritas. Acara tersebut dibuat oleh LKP Karya Jelita sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat khususnya Kota Bandung, di tutup oleh H. Erwin, SE (Komisi D – DPRD Kota Bandung) menyampaikan tentang pentingnya revolusi mental bagi generasi muda.
Selain workshop Lomba yang menjadi bagian dari rangkaian acara, Bridal Make Up Competition pun menjadi langkah LKP Karya Jelita untuk mengemas penyampaian informasi kepada masyarakat terkait Gerakan Nasional Revolusi Mental.
Puncak acara pelaksanaan Gerakan Nasional Revolusi Mental oleh LKP Karya Jelita berlokasi di Cihampelas Walk Mall Bandung yang dihadiri langsung oleh Maman Wijaya (Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK RI), Arief Syaefudin (Kadisnaker Kota Bandung), Hikmat Ginanjar (Kadisdik Kota Bandung), Iwa Gartiwa (Ketua KADIN Kota Bandung), Boyan Bravo (Perwakilan PB Persatuan Artis Film Indonesia & JBIC), Yucky Hasan (Komunitas Seni dan Budaya, JBIC), hadir pula Perwakilan dari Disparbud Jawa Barat, dan Disbudpar Kota Bandung.
Pada kesempatan itu, LKP LPK Karya Jelita menampilkan Hasil karya Make Up Artis (Bridal MUA) anak didiknya dalam Gelaran Indonesian Wedding Festival 1.0 di Cihampelas Walk Bandung, yang diperagakan dan dilombakan sebagai penunjang video GNRM dengan model, kemudian setiap model yang sudah di rias berjalan di panggung catwalk di dampingi oleh MUA siswa-siswi Karya Jelita Selanjutnya diberikan penghargaan atas prestasi mereka.
adapun para pemenangnya adalah, untuk Juara 1 Ajeng (Kelompok Lkp Karya Jelita) mendapatkan Tropi, Piagam dan Uang Tunai sebesar 3 juta Rupiah.
Juara 2 Rafa (SMPN 30 kota Bandung) mendapatkan Tropi, Piagam dan Uang Tunai 2 juta Rupiah
Juara 3 Kevin (Aktor Pemula) mendapatkan Tropi, Piagam dan Uang Tunai sebesar 1 juta Rupiah
Juara Favorit Siti Aisyah (Cirebon) mendapatkan Tropi, Piagam dan Uang Tunai sebesar 500 Ribu Rupiah
Untuk Juara Terunik Revina (SDN 244 Penggerak kota Bandung) dan Juara Terkreatif adalah Ibu Evi.
(Red-Kang Amat)