Prabunews.com – Gereja Keuskupan Bandung bakal menjadi Komunitas yang hidup, mengakar, mekar dan berbuah bersama masyarakat Jawa Barat. Dengan Demikian, Komitment Gereja Katolik Keuskupan Bandung bersama Komunitas Komunitas Lain Lintas Agama, Ras, Suku Dan Bahasa, yang hadir di Jawa Barat membangun suatu masyarakat yang bertabat dan manusiawi.
Berkunjung ke Dewan Pastoral Keuskupan Bandung bukanlah yang pertama, melainkan untuk kesekian kalinya. Dahulu DKP Keuskupan Bandung berada di Jalan Jawa Bandung, namuan saat ini berpindah ke GEDUNG BUMI SILH ASIH Jalan Mochamad Ramdhan No 81 Bandung. Daerah itu adalah tempat baru yang cukup asri , elegan dan anggun dan berdiri dengan tegak kokoh tempat pelayan bagi umat katolik di Kota Bandung.

Perjumpaan bersama sahabat yang hampir 10 tahun tidak bertemu, menjadi keharuan kami yang dahulu bersama-sama berjuang di Sekretariat Kemanusian dan Keadilan di Jalan Bogor No. 10, Bandung. Kini bertansformasi menjadi Komisi Keadilan Dan Perdamaian Keuskupan Bandung, yang Konsen Pada Divisi Gender Dan Pemberdayaan Perempuan, Divisi Pastoral Perburuhan, Divisi Lingkungan Hidup Dan Divisi Kesehatan.
Sahabat sahabat kami yang beriprah dalam pergerakan kemanusiaan, yaitu Widi, Mudji, Bertus dan saya sendiri Rustandi, di bawah asuhan Pastor Tri dan Pastor Bambang lalu hadir Yunanto, Bertus, Solomo Marbun Nunung , Wawan, Fredy , Fajar Wantah dan saya sendiri Rustandi serta kawan-kawan yang lain (kawan kawan yang terlupakan mohon maaf jika terlupakan). Di bawah asuhan Pastor Deddy Pardipto, Gerakan Pendidikan menjadi lokomotif kami dalam melakukan aktivasi. Baik melalui Seminar, Symposium, saresehan atau diskusi multikultural hingga aksi nyata yang merupakan salah satu program dari Buka dan shaur bersama ibu Shinta Nur Wahid. Sementara sahabat kami yang saat masih berkiprah di gerakan kemanusian Yunanto dan Solomo Marbun.
Kunjungan kami ke sahabat Yunanto di Dewan Pastoral Keuskupan Bandung tiada lain adalah silaturahmi, mengenang sisi romantisme bersama di lintas perjuangan sekaligus memperkenalkan. Mohon doa dan restunya untuk ikut berkontribusi dan partisipasi di konstalasi politik 2024 di Kota Bandung.
Kami berharap akan terbangun sinergistas jejaring kebersamaan terbangun kembali secara emosional karena kami percaya bahwa urusan keimanan adalah urusan dengan tuhan, sedangkan urusan kemanusian adalah urusan Bersama. Berharap pula ke depannya dapat membangun silaturahmi kebangsaan bersama melalui diskusi kaum muda dari lintas komunitas.

(Gibran).