Cimahi, Prabunews.com – Berdasarkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa, diperkirakan sekitar 30.000 ( Tiga puluh ribu ) massa buruh, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Ahmad Yani ( BEM UNJANI ) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI ) se Kota Cimahi akan melakukan aksi turun ke jalan, rencananya mereka akan Long March menuju kantor DPRD Kota Cimahi pada Senin (10/8).
Masa aksi Aliansi Gerakan Rakyat Seluruh Cimahi ( AGRESI ) ini akan bergerak dari dua titik, yakni titik pertama di depan PT. Kahatex dan titik kedua di depan PT. Heksatex, seperti aksi yang pernah dilakukan pada saat sebelumnya, terbukti sukses melumpuhkan kawasan industri dan jalan-jalan utama di Kota Cimahi.
Pada gerakan yang akan dilaksanakan Senin (10/8), juga diperkirakan akan berlangsung sama, pasalnya di bawah komando para pimpinan mereka baik dari SP/SB, BEM UNJANI dan GMNI, telah melakukan aksi awal dengan menyebar selembaran berupa sosialisasi serta ajakan untuk mengikuti aksi penolakan terhadap beberapa tuntutan mereka yang salah satunya adalah menuntut agar RUU Omnibus Law segera di batalkan.
Dalam surat pemberitahuan yang di tujukan kepada pihak-pihak terkait, telah di tandatangani sekaligus telah di sebar oleh seluruh pimpinan atau para ketua gerakan tersebut kepada PUK-PUK serta seluruh anggota BEM Unjani dan GMNI Kota Cimahi, agar seluruh anggota dapat mengikuti aksi besar tersebut.
Adapun para pimpinan/ketua yang bertanggung jawab dalam gerakan tersebut diantaranya adalah:
1. Edi Suherdi (Ketua DPC SPSI Kota Cimahi)
2. Asep Jamaludin (Ketua DPC SBSI 92)
3. Jujun Juansah (Ketua KC FSPMI Bandung Raya)
4. Ganjar (Ketua DPC SPN Kota Cimahi)
5. Siti Eni (Ketua KASBI Kota Cimahi)
6. Asep Salim Tamim (Ketua PC GOBSI Kota Cimahi)
7. Lingga Pangestu Mahardika (Ketua GMNI Kota Cimahi)
8. Dwi Mauludiansyah (Presiden BEM Unjani Kota Cimahi).
(Dadan Sambas)