Heboh Penembakan Kucing-Kucing di Sesko TNI Bandung, Begini Penjelasannya!

Prabunews.com – Sebanyak 6 ekor kucing ditemukan di area Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat. Menurut informasi yang disampaikan oleh rumah singgah dan anjing terlantar (@rumahsinggahclow), kucing-kucing yang tergeletak itu diduga ditembak.

“Total kucing yang ditembak ada 6, terjadi di Sesko TNI Martanegara, Bandung,” tulis akun tersebut melalui unggahan Instagram.

Sebelumnya, penembakan terhadap kucing-kucing di Sesko TNI Bandung viral di media sosial.

“Matanya ditembak dan tembus ke mulut, saat ini dibawa ke amoreanimalclinic untuk penanganan X-Ray dan operasi,” tulis akun tersebut.

Dalam unggahan itu juga menampilkan foto salah satu kucng yang tertembak dan berhasil selamat. Kucing tersebut dibawa ke klinik.

Kasus ini juga dibenarkan oleh Kepala Penerangan dan Pustaka (Kapentak) Sesko Kolonel Laut (P) Agus Lukman. Penyelidikan ini, kata dia, merupakan perintah langsung dari Panglima TNI Jendral Andika Perkasa.

Sasko TNI pun lantas melakukan pendalaman untuk mengetahui lebih detail kasus tersebut.

Pelaku

Komandan Sesko TNI dan Tim Hukum mengungkap bahwa pelaku yang menembak kucing-kucing di lingkungan Sesko TNI Bandung adalah Brigjen TNI NA (anggota organic Sesko TNI).

“Brigjen NA telah menembak beberapa ekor kucing dengan menggunakan senapan angin milik pribadi,” demikian keterangan resmi dari Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Kamis (18/8).

Penembakan itu NA lakukan pada 16 Agustus pukul 13.00 WIB menggunakan senapan angin. Menurut keterangan Puspen TNI, Brigjen TNI NA mebembak kucing-kucing tersebtu dengan maksud menjaga kebersihan dan kenyamanan di lingkungan tempat tinggal makan Perwira Siswa Sesko TNI.

Jadi, bukan atas dasar kebencian terhadap kucing.

Sementara itu, tim Hukum TNI akan menindak lanjuti proses hukum Brigjen TNI NA, khusus-nya menyangkut Pasal 66 UU nomor 18 tahun 2009 (tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan) dan Pasal 66A, Pasal 91B UU nomor 41 tahun 2014 (tentang Perubahan Atas Undang Undang nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan).

Scroll to Top