Hj. Ester Miory D Kapusyansos Griya Difabel Dinsos Jabar , “Ruang Kebahagian itu bernama Berbagi “

Bandung, Prabunews.com Jawa Barat masih pekerjaan rumah memiliki terutama bagi pihak-pihak tertentu termasuk tingkat satuan kedinasan.
Hal ini terutama berhubungan dengan masih banyaknya masyarakat yang perlu perhatian karena keterbatasan ekonomi dan dinamika sosial.

Perlu pelayanan yang ekstra keras terutama bagi para pengampu kebijakan yang berkaitan erat dengan tugas dan tanggung jawab yang diembannya.

Hal itulah yang yang tergambar dari ruang gerak yang dilakukan oleh seorang Ibu Hj. Ester Miory Dewayani Kepala Pusat Layanan Sosial Griya Difabel Dinsos Jawa Barat.

Kemarin (7/5) merupakan hari dimana saya menjadi saksi Bagaimana seorang ibu Ester turun ke lapangan melewati gang-gang sempit dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Tepat pada pukul 10.00 Ibu Ester menyambangi rumah Ibu Esih, seorang ibu yang sudah tua renta dan tinggal di gubuk lapuk yang berlokasi di Jalan Baturengat RT 01 RW 01 Kelurahan Cigondewah Kaler Kecamatan Bandung Kulon.

Berbagai upaya dilakukan oleh ibu Ester termasuk bagaimana caranya memberikan keyakinan kepada Ibu Esih agar mau tinggal di panti dengan berbagai macam jaminan kehidupannya, ketimbang Ibu Esih harus tinggal dirumah tanpa saudara.

Sebuah usulan hanyalah menjadi sebuah solusi namun semua pilihan kembali lagi kepada orang yang diberikan usulan tersebut.

Kunjungan selanjutnya dilakukan oleh Bu Ester tepatnya ke jalan Caringin RT 01 RW 06 Kelurahan Babakan Ciparay Kecamatan Babakan Ciparay.

Disana Bu Ester bertemu dengan seorang ibu Nanih Muchtar (71) yang secara ekonomi keterbatasan.
Hadir dengan anak dan menantunya yang sama-sama memiliki keterbatasan menggiring Ibu Nani untuk mengusulkan dirinya agar bisa tinggal di panti.

Solusi dengan mekanisme komunikasi dilakukan diantaranya melalui koordinasi dengan Pa Ade sebagai Kapus Lansia Ciparay yang membawa Bu Nanih menemukan pilihan tempat tinggal barunya yaitu di Panti Lansia yang terletak di Garut.
Rencananya Keluarga Bu Nanih akan dikunjungi oleh pengelola panti beberapa hari ke depan.

Perjuangan pengabdian memang membutuhkan energi ekstra namun Bagi siapapun yang punya naluri dan jiwa sosial yang tinggi maka semuanya akan menjadi hal yang ringan dan membahagiakan.

Bu Ester selalu mengakhiri kinerja sosialnya dengan senantiasa menitipkan bantuan sesuai pilihannya.

(Kang Amat)

Scroll to Top