Inovasi Buruan SAE Kota Bandung Pikat Peserta Rakernas APEKSI 2026

Bandung, Prabunews.com Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam membangun sistem perkotaan yang tangguh melalui keikutsertaan aktif dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara. Salah satu agenda krusial yang diikuti adalah Forum Pangan Nasional Pemerintah Kota 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Inna Medan.
Acara strategis yang mengusung tema “Menata Kelola Pangan, Merajut Ketangguhan Kota” ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas., S.Ds., yang dihadiri juga oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, DR. Bima Arya Sugiarto, Wakil Dewan Pengurus APEKSI Alwis Rustam, serta perwakilan Rikolto Asia Tenggara, Lily Ayong.
Forum nasional ini diinisiasi sebagai ruang kolaborasi untuk merumuskan tata kelola pangan yang inklusif dan berkelanjutan di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
Dalam forum tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Ir. Gin Gin Ginanjar, M.Eng., didapuk menjadi salah satu narasumber utama dari Pemkot Bandung bersanding dengan panelis ahli lainnya, yakni perwakilan dari BAPPENAS, Wali Kota Surakarta Respati Ardi.,S.H.,M.Kn, serta ibu Titik Eka Sasanti dari Yayasan Gita Pertiwi selaku organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang pangan berkelanjutan.
Di hadapan para delegasi, Kepala DKPP Kota Bandung memaparkan keberhasilan inovasi urban farming terintegrasi milik Kota Bandung yaitu program Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis). Program ini disorot sebagai solusi konkret pemanfaatan lahan sempit perkotaan guna menekan angka inflasi dan menjaga stabilitas pasokan pangan keluarga.
“Kota besar seperti Bandung memiliki tantangan ruang yang nyata. Melalui integrasi teknologi dan penguatan konsep urban farming melalui Buruan SAE yang terstruktur, kita membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukanlah penghalang untuk mewujudkan kemandirian pangan di tingkat terkecil,” ujar Gin Gin Ginanjar dalam sesinya.
Langkah inovatif Kota Bandung tersebut mendapatkan apresiasi langsung dari seluruh peserta delegasi dari setiap daerah, dimana paparan tersebut menyulut semangat untuk menguatkan ketahanan pangan kota dengan optimalisasi potensi guna terbangunnya ketahanan pangan.
Melalui keikutsertaan di Forum Pangan APEKSI tahun 2026 ini, Pemkot Bandung juga berharap dapat memperluas jejaring kerja sama antar daerah (KAD) serta membawa pulang berbagai rekomendasi kebijakan nasional.(Kang Amat)