Prabunews.com – Mark Zuckerberg dan manajemen Facebook saat ini sedang resah. Pasalnya Instagram yang diandalkan menjadi mesin pertumbuhan grup Facebook, saat ini kesulitan menarik minat remaja, utamanya rentang usia 13-15 tahun.
Hal ini terungkap dari bocoran dokumen Facebook yang diperoleh New York Times. Dokumen tahun 2018 tersebut menyebut, Instagram kesulitan mendapat pengguna remaja di tengah persaingan sengit dengan media sosial lain.
Padahal pengguna baru di segmen remaja sangat krusial bagi Instagram. Data menunjukkan, pengguna remaja menghabiskan waktu 3-4 jam sehari di Instagram, dua kali lipat dibanding segmen usia lain. Pengguna muda (dan baru) juga penting bagi basis pengguna Instagram di masa depan.
Manajemen Facebook sebenarnya tidak tinggal diam dengan fenomena ini. Sejak 2018, mereka menghabiskan ratusan juta dollar anggaran marketing untuk menyasar segmen ini. Instagram juga sibuk merilis fitur baru, seperti Instagram Live dan Instagram TV.
Namun usaha itu juga kurang membuahkan hasil. Hal ini setidaknya tercermin dari survei Piper Sandler terhadap remaja AS. Hasil survei menunjukkan, Instagram berada di urutan ketiga sosial media favorit di mata responden, kalah dari Snapchat dan TikTok.
Riset internal Facebook pun menunjukkan fenomena yang sama. Bocoran laporan Instagram Marketing Approach 2021 menunjukkan, pengguna usia 13-44 tahun mulai meninggalkan Instagram. Remaja beralih menggunakan Snapchat (khususnya untuk berkomunikasi), sementara usia lainnya beralih ke TikTok dan Youtube.
(RED)