Iwan Suhermawan : “Dengan Sangat Terpaksa Kita Akan Beraktifitas Kembali Berdagang”

Bandung, Prabunews.com – Pasca diberlakukannya PPKM darurat, semua para pedagang tidak bisa lagi bertahan hidup. Ribuan PKL di kota Bandung hari ini akan kembali berjualan, langkah tersebut terpaksa dilakukan oleh semua PKL dikarenakan tidak adanya solusi dari pemerintah. Kamis, (22/07/21).

Sejumlah koordinator pedagang kaki lima dari beberapa kawasan Kota Bandung seperti Tegallega, Andir, Ciroyom, Purnawarman dan yang lainnya pada Rabu siang menggelar pertemuan di Pasar Baru Kota Bandung. Para koordinator yang mewakili lebih dari 5000 PKL Kota Bandung ini bermusyawarah untuk mencari solusi dari permasalahan dampak diberlakukannya PPKM darurat.

Menurut Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B) Kota Bandung Awalnya mereka hendak melakukan aksi unjuk rasa, namun karena sejumlah pertimbangan, akhirnya bersepakat untuk kembali berdagang mulai hari Kamis, tetapi dengan menerapkan aturan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Iwan Suhermawan yang akrab di sapa Iwan Pasar mengatakan, “Kita bukan tidak takut dengan pandemi, kita juga sama takut kan, akan tetapi ini kebutuhan kehidupan kita sudah sangat mendesak, 2 minggu lebih kita tidak berdagang itu sudah sangat kesulitan kita untuk menghadapi hidup kan, jadi besok itu dengan sangat terpaksa kita akan beraktifitas kembali berdagang”, tutur Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B), Rabu, 21/07/21

Dua minggu memang bukan waktu yang singkat bagi para PKL ini untuk bisa bertahan hidup tanpa berjualan. Upaya kembali berjualan terpaksa ditempuh karena mereka tidak juga mendapatkan solusi dari pemerintah.

Iwan Ridwan, selaku Ketua Forum Komunikasi PKL Kota Bandung memaparkan bahwa, “Dengan adanya PPKM darurat yang tanpa solusi, kami merasakan teman-teman PKL itu untuk jualan saja susah, kadang dari pihak muspida setempat juga kita tidak boleh jualan. Padahal aturan PPKM darurat sejak awal itu jualan boleh tapi yang berkerumun tidak boleh kan, tapi nyatanya sekarang terbalik, sama sekali jualan tidak boleh. Mulai besok dengan sangat berat hati akan berjualan, karena pemerintah selama ini memberi aturan tanpa solusi”, jelasnya.

Meski sebagian pedagang terutama pedagang makanan masih berjualan, mereka tetap merasakan imbas sistem buka tutup sejumlah ruas jalan di Kota Bandung.

(YR)

Scroll to Top