Jawa-Bali Jadi Penyumbang Kasus Positif COVID-19 Terbanyak di Indonesia

Prabunews.com – Sebesar 70 hingga 80 persen kasus positif COVID-19 di Indonesia merupakan sumbangan dari Jawa-Bali. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi

“Jawa-Bali itu merupakan penyumbang 70 sampai dengan 80 persen kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia,” ujar Nadia di webinar Super Immunity on Covid-19: What and How pada Sabtu (22/1).

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan DKI Jakarta yang hanya 40-50 persen. Penyebab peningkatan kasus masih harus dipelajari lebih lanjut

“Tapi apakah peningkatan yang terjadi di beberapa hari terakhir ini disebabkan oleh Omicron? Ini yang masih kita analisis lebih lanjut,” ucap Nadia.

Nadia juga menyinggung peningkatan kasus Omicron akibat perjalanan luar negeri, terutama di arab saudi yang telah menyumbang kasus Omicron terbanyak, sebesar 147 kasus

“Apakah nanti jamaah umroh juga akan berkontribusi terhadap peningkatan Omicron terutama dari Arab Saudi? Ini juga masih terus kita lakukan evaluasinya,” tutur Nadia.

Meski saat ini penularan COVID-19 dari para pelaku perjalanan luar negeri lebih rendah dibadningkan sebelumnya, Nadia tetap mengimbau masyarakat agar membatasi perjalanan ke luar negeri bila tidak mendesak.

“Walaupun jumlah kasus positif itu tidak terlalu besar baik dari sisi pelaku perjalanan luar negeri maupun transmisi lokal tapi kalau kita lihat dari pemeriksaan SGTF, jumlah tentunya kasus yang probable ini cukup tinggi,” ucapnya.

Sejauh ini, Nadia melaporkan total kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia sebesar 1161 kasus. Jumlah ini merupakan perhitungan secara kumulatif sejak 15 Desember 2021.

Source: CNN

Scroll to Top