Prabunews.com – Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) dr Wahidin Sudirohusodo produksi PT PAL Indonesia (Persero) siap bergabung dengan satuan armada TNI AL, setelah dinyatakan lulus uji kelaikan usai melaksanakan commodoreinspection (CI) di selat Madura.
“Dengan kapabilitas kapal setara rumah sakit tipe C ini, dapat membantu daerah terpencil dalam mendapat fasilitas kesehatan serta ruang isolasi khusus untuk warga terjangkit COVID-19,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Laut (Kadiskesal) Laksamana TNI dr. Agus Guntoro yang ikut dalam kegiatan itu memuji kelengkapan Kapal BRS dr Wahidin Sudirohusodo.
Kemampuan kapal tersebut ditunjang dengan fasilitas poli klinik rawat jalan (umum, mata, gigi, dll) UGD, ruang operasi, ruang rawat inap dan unit radiologi. Juga peralatan CT Scan dan X-Ray, hingga ruang isolasi untuk penanggulangan wabah menular seperti COVID-19.
Selain dilengkapi dengan fasilitas medis, Kapal BRS dr. Wahidin Sudirohusodo juga ditunjang dengan fasilitas mobilitas evakuasi medis seperti, 2 unit Landing Craft Vehicle Personnel (LCVP), 1 unit Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) serta 2 unit Ambulance Boat.
Dengan dilengkapi ambulance boat, LCVP, RHIB kapal BRS bersifat mobile, kapal ini dapat digerakkan dalam waktu singkat ke wilayah terdampak bencana dan melaksanakan kegiatan tanggap darurat bencana.
Dengan kemampuan total kapasitas angkut 242 pasien, metode yang digunakan dalam misi ini ialah dengan pembagian zonasi, rute embarkasi pasien, dan pengaturan sirkulasi udara.
Kapal BRS merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam menghadapi pandemi yang sedang terjadi di Indonesia. Di samping itu, Kapal BRS juga dapat dipergunakan untuk evakuasi kebencanaan yang terjadi di Indonesia.
“kesehatan merupakan hak untuk setiap warga negara Indonesia. Untuk menunjang pelayanan kesehatan di pulau terpencil atau terluar Indonesia, diperlukan fasilitas kesehatan yang bisa menjangkau pulau terpencil,” tulis Kementrian BUMN di akun resmi Twitternya.