Kapasitas Koperasi Melalui “Belanja Bareng” Akan Digenjot Pemkot Bandung

“Paradigma ini harus diubah setahap demi setahap. Kalau mengandalkan yang konvensional akan jalan di tempat. Kalau koperasi semua bisa bekerja sama didukung teknologi kekinian, saya punya optimisme,” ujar Ema.

Jejaring koperasi ini menjadi langkah perubahan baru sebagai jawaban atas tuntutan zaman. Ema percaya jika koperasi bergerak bersama, fungsi koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa bisa kembali dijunjung tinggi.

Baca juga : BNN RI Gerebek “Pabrik PCC di Bandung”

“Kalau bergerak bersama, saya yakin koperasi yang mati suri bisa hidup kembali. Kalau masing-masing, sendiri-sendiri, kita tidak bisa bersaing dengan perusahaan atau pemodal besar. Di Kota Bandung ini ada lebih dari 800 toko modern. Kalau ini tumbuh tidak terkendali koperasi bisa mati,” serunya.

Scroll to Top