Ketua BPD Provinsi Bali Tinjau Pengolahan Sampah Yayasan Punggul Hijau.

Ajik Jelantik

Badung- Yayasan Punggul Hijau didatangi oleh Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Provinsi Bali dalam rangka peninjauan terhadap prosesing pengelohan sampah dari awal hingga akhir atau sering kita dengar yaitu hulu dan hilir, mulai dari rumah tangga hingga tempat penampungan dan/atau tempat pembuangan sampah dari berbagai jenis, pada umumnya merupakan momok bersama karena selalu menimbulkan bau tak sedap dan penumpukan.

Pengelohan dan penguraian sampah baik itu sampah plastik dan sampah organik bertempat di Punggul Hijau, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (04/05/2022) waktu setempat.Turut Hadir dalam acara tersebut Ketua BPD Provinsi Bali I Wayan Suarba, SH., Ketua Yayasan Punggul Hijau I Gusti Ketut Jelantik, Ketua LSM Prabu DPD Provinsi Bali Mujiardi Santoso.

Adapun kegiatan kunjungan dan tinjauan dari Ketua BPD Bali, ini merupakan suatu kunjungan bukan hanya kunjungan, akan tetapi boleh juga dikatakan sebagai studi banding untuk mempelajari bagaimana tata laksana dan tata cara proses awal hingga akhir.

Tentu saja hal yang seperti biasa pada umumnya di TPA/TPS dilain tempat. Punggul Hijau adalah tempatnya pengelohan sampah satu-satunya tidak menimbulkan bau untuk pengolahan sampah organik.

Apalagi dengan sampah plastik dapat diurai sampai dengan tuntas, dan yang paling punya nilai lebihnya adalah hasil olahan plastik tersebut menjadi bahan dasar pembuatan berbagai jenis souvenir atau cenderamata dan berbagai macam produk yang dapat dihasil karyakan, berkat tangan-tangan terampil berbungkus seni. Ini semua dikarenakan karena adanya pengolahan sampah beteknologi dan ramah lingkungan.

Ketua BPD Bali terjun kelapangan dan secara seksama melihat secara lansung bagaimana prosenya. Ia sangat mengapresiasi sekali pola olahan sampah yang ada di Punggul Hijau. “Dari seluruh tata cara olahan yang ada di Provinsi Bali, hanya cara yang efisien dan paraktis tanpa menimbulkan bau tak sedap, hanya ada satu-satunya disini yakni Punggul Hijau berteknologi.

Kami akan kumpulkan seluruh Kepala Desa di Provinsi Bali untuk belajar ke Punggul Hijau,” ujar I Wayan Suarba, SH.Hal senada sebagai Ketua Yayasan Punggul Hijau mengucapkan terimakasih banyak kepada Ketua BPD Bali yang telah meluangkan waktunya untuk berkunjung dan meninjau lansung ke tempat kami.

Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami di Punggul Hijau kedepan, karena makin hari makin dikenal oleh pihak-pihak yang berkecimpung lansung dalam penanganan sampah disetiap daerah kabupaten/kota. Pada hari ini didatangi oleh Ketua Badan Pemerintahan Desa Provinsi Bali.

“Kami selaku pihak pengelola Punggul Hijau selalu bersinergi dengan berbagai pihak, dan pintu kami buka selebar-lebarnya serta kami akan berikan berbagai macam ilmu serta paraktek hingga sampai bisa kelola sendiri dengan segala petunjuk dan bimbingan dari Yayasan Punggul Hijau,” ucap Ajik Jelantik panggilan akrabnya sehari-hari.*(jesp)*

Scroll to Top