Kini Kota Bandung Miliki “Sekolah Lansia”

“Sekolah ini diharapkan bisa meningkatkan indeks harapan hidup para lansia. Sehingga mereka tetap bisa sehat dan mandiri,” ujar wakil wali kota.

Menurutnya, meski berlabel sekolah, nantinya pendidikan yang disampaikan lebih ke aplikatif bukan teoritis.

Mengingat para lansia lebih mudah untuk melakukan yang aplikatif.

“Tidak teorotis. Untuk pesertanya itu didata dulu, tawarkan kepada para lansia. Mau ikut atau tidak? Intinya lebih sukarela,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Indonesia Ramah Lansia (IRL), Susiyana mengatakan, Sekolah Lansia akan mengajarkan mengenai pengenalan proses penuaan, pencegahan penyakit, meningkatkan kebugaran dan keseimbangan, pencegahan dimensia atau kepikunan dan keterampilan dan produktif.

Baca juga : RASS sebagai Sebuah Ruang Yang Aman dan Instagramable Bagi Pejalan Kaki

“Salah satu program unggulan IRL, seperti pencegahan penyakit ada juga pojok dimensia.

Jadi kepikunan itu ada upaya pencegahan dengan bermain gim seperti main puzzzle, supaya ada stimulasi motorik halus sehingga berfungsi baik,” jelasnya.

Sekolah lansia, lanjut Susiyana, tidak hanya sekedar mempelajari mengenai aspek kesehatan fisik.

Tetapi juga memiliki keterkaitan antar elemen baik kesehatan fisik itu sendiri yaitu aspek sosial, psikologis, ekonomi, dan spiritual.

“Contohnya di Sukajadi ini ada 12 kali pertemuan. Pertama materinya pengenalan proses penuaan. Lanjut memahami mengenai kondisinya (lansia). Selain itu Kita yang kenalkan program lansia,” katanya.

Scroll to Top