Kolaborasi Dengan Kejati Jabar, Disdik Jabar Terapkan Pendidikan Antikorupsi Di Sekolah

Prabunews.com – Dinas Pendidikan Jawa Barat berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Jabar untuk menerapkan kurikulum pendidikan antikorupsi pada sekolah di Jabar

Jabar akan menjadi provinsi pertama yang mencanangkan kurikulum antikorupsi di sekolah. Menurut Dedi Supandi, program tersebut akan diluncurkan pada Rabu (23/3) di Bekasi.

“Terima kasih dukungannya Pak Kejati. Karena, Jabar satu-satunya provinsi yang telah berhasil membuat kurikulum antikorupsi di sekolah untuk level SMA, SMK, dan SLB,” tutur Kadisdik di Kantor Kejati Jabar, Kota Bandung, Senin (21/3)

Kurikulum pendidikan antikorupsi akan diimplementasikan melalui mata pelajaran PPKN. Hal tersebut merupakan salah satu instruksi yang dilaksanakan usai amanat G20 muncul.

Para jaksa pun siap mengajar langsung ke sekolah dengan dua skema. Pertama, skema per wilayah melalui cabang dinas pendidikan atau (kedua) top down dari Kejati di wilayah.

Sedangkan Kepala Kejati Jabar, Asep Mulyana menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan berbagai macam pendekatan, seperti pemilihan duta integritas di sekolah. Untuk mendukung itu semua, pihaknya akan membuat satgas pendidikan antikorupsi.

Tujuan program tersebut ialah untuk menanamkan nilai kejujuran dan membudayakan karakter serta nilai integritas.

 “Gerakan yang dilakukan ini sifatnya kebiasaan atau keseharian, bukan doktrinasi,” tegasnya

Scroll to Top