Kolaborasi Yang Keren Antara DLH Kota Cimahi dan DPKP Kota Cimahi Menangani Sampah Anak Sungai Kali Malang

Bandung, Prabunews.com – Anak sungai yang rupanya Sudah menjadi langganan tumpukan sampah yang tepatnya berada di lokasi perbatasan Kota Bandung dan Kota Cimahi, tepatnya Anak Sungai Kali Malang yang berlokasi di RT 01 RW 32 Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan.

Hal ini sangat terlihat jelas setelah beberapa hari timbunan sampah tersebut memadati dan menghalangi arus air anak sungai tersebut.

Tim Kecebong DKPP Kota Cimahi

Setelah menerima laporan langsung dari warga masyarakat terkait permasalahan timbunan sampah tersebut, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi langsung melakukan eksekusi pembersih sampah tersebut (27/5).

Lilik Setyaningsih Kadis LH Kota Cimahi mengatakan bahwa sampah ini diantaranya merupakan sisa aktifitas para pedagang dan pembeli pada saat transaksi diwaktu siang menjelang sore sampai malam hari karena dilihat dari jenis sampah yang ada.

Diharapkan semua pihak turut membantu untuk menjaga dan peduli terhadap kebersihan sungai dengan disiplin membuang sampah pada tempat yang sejatinya telah disediakan sendiri oleh para pedagang atau pengelola.Selain itu kemungkinan sampah yang berada di sungai merupakan sampah yang ada di darat dan tertiup angin sehingga masuk ke sungai, tegas Lilik.

Pembersihan anak sungai tersebut langsung dilaksanakan oleh Tim Kecebong DPKP Kota Cimahi, selanjutnya sampah yang sudah dikarungi diambil oleh tim dari persampahan DLH Kota Cimahi.

Ada empat lokasi timbunan sampah di area anak sungai yang lokasinya tidak jauh jl antara satu dan lainnya.

Kedepannya diharapkan untuk lokasi yang bersifat wilayah perbatasan diharapkan adanya komunikasi dan gerakan kolaborasi diantara para pemegang kebijakan kewilayahan.

Edukasi dan sosialisasi kepedulian terhadap lingkungan terutama para pedagang di sekitar area tersebut harus rutin dan masif disosialisasikan.
Perubahan budaya baik memang sangat sulit hadir, perlu ketekunan dan kesabaran dengan terus mengingatkan para pedagang di sekitar lokasi tersebut, tegas Lilik.

(Kang Amat)

Scroll to Top