Prabunews.com – Penyidik TNI memberikan surat wasiat Kopda Muslimin untuk anaknya ke pihak keluarga di Semarang, Senin (1/8).
Surat wasiat tersebut ditemukan di saku celana Kopda Muslimin saat evakuasi dari rumah Kendal ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Kopda Muslimin, dalang dibalik insiden penembakan istrinya sendiri, meninggalkan surat wasiat untuk kedua anaknya yang ia tulis dengan tangan sendiri.
Penyidik TNI langsung memberikan surat wasiat itu kepada pihak keluarga, yang saat ini masih diungsikan di Asmara Arhanud Semarang.
Adapun pemberian surat wasiat dilakukan dengan proses serah terima yang dipimpin langsung oleh Wadan Pomdam IV Diponegoro Letkol CPM Muhammad Choirun didampingi Komandan Denpom Semarang Letkol CPM Yudi Irawan, Kasi Idik Pomdam IV Diponegoro Mayor CPM Sardjono dan Komandan Batalyon Arhanud Semarang Mayor Arh Viki Herwandi.
Surat wasiat itu kemudian diterima oleh Windarti, ibunda dari Rina Wulandari yang juga mertua dari Kopda Muslimin.
Terkait isi surat tersebut, pihak penyidik TNI mengaku tidak mengetahui karena sifatnya privasi dan pribadi.
Kopda Muslimin merupakan dalang dibalik insisden penembakan sang istri, Rina Wulandari, pada 18 Juli lalu. Kopda Muslimin langsung kabur dan menghilang usai penembakan. Pelarian Kopda Muslimin terhenti saat ia datang ke rumah orang tuanya dan meninggal dunia lantaran diduga menenggak racun, pada Kamis 28 Juli.