Prabunews.com – Pelatih Korea Selatan Paulo Bento menilai timnya kurang waktu istirahat menjelang pertandingan melawan Brasil di babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Korea Selatan harus menghadapi Portugal pada Jumat (2/12) untuk bisa menempati babak 16 besar Piala Dunia 2022. Menang 2-1 atas Portugal, selanjutnya Korea akan berjumpa dengan Brasil pada Senin (5/12).
Menurut Bento, waktu persiapan yang ada di antara kedua laga tersebut terbilang minim. Brasil terakhir kali bermain pada Jumat (2/12), namun mereka bisa melakukan rotasi usai memegang tiket 16 besar.
“Dalam pandangan saya, saya rasa tidak adil untuk kembali bermain setelah 72 jam,” kata Bento, mengutip Daily Mail.
Bento menilai bahwa Brasil dan Korea merupakan tim yang memiliki dimensi berbeda. Brasil punya kualitas yang lebih baik dibandingkan Korea terkait materi tim.
“Akan sangat sulit menghadapi tim hebat seperti Brasil. Mereka punya kemampuan memenangkan Piala Dunia,” kata Bento.
Pelatih Brasil Tite sebelumnya juga menyatakan bahwa Neymar sudah berada dalam kondisi fit dan siap bertarung pada laga ini. Tentu saja kehadiran Neymar menjadi tantangan tambahan yang harus dihadapi Korea Selatan.
Namun, Neymar tak otomatis bakal langsung masuk tim inti mengingat dirinya sempat mengalami cedera pergelangan kaki. Tite tentu akan melihat kesiapan Neymar sekaligus pemain-pemain lain sebelum menyusun formasi terbaik untuk laga nanti.
“Bila saya berkata bahwa kami tentu memilih bermain melawan Neymar, itu sebuah kebohongan. Kami tentu saja memilih dia tidak berada di lapangan,” kata Bento.
Korea Selatan mendapat pencapaian terbaik ketika masuk semifinal pada Piala Dunia 2002, saat itu mereka jadi tuan rumah. Di luar itu, Korea Selatan belum pernah menempati posisi ke babak perempat final.