Prabunews.com – Korea Utara (Korut) disebut berencana meluncurkan program nuklirnya kembali pekan ini. Hal ini terjadi lantaran bersitegang dengan Korea Selatan (Korsel) terkait persenjataan.
Melansir Reuters, sinyal terkait peluncuran ini dikeluarkan oleh anggota Presidium Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Korut, Choe Ryong Hae, dalam momen peringatan 10 tahun Pemerintahan Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un Senin (11/4/2022).
Bila peluncuran senjata nuklir ini terjadi, ini akan menjadi uji coba senjata nuklir pertamanya dalam hampir lima tahun terakhir.
Sejauh ini, Korut diketahui telah melakukan enam uji coba nuklir sejak 2006 dan uji coba terakhirnya, pada 2017, diikuti oleh moratorium denuklirisasi dengan AS.
Data ini diperkuat dengan foto satelit yang menunjukan kenaikan intensitas pada proyek nuklir Korut. Terlihat ada beberapa pengerjaan konstruksi yang sedang berlangsung di fasilitas itu.
Sebelumnya, keadaan nuklir di wilayah Semenanjung Korea sendiri tengah memanas. Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong mengancam Korea Selatan (Korsel) bahwa pihaknya mungkin saja melontarkan serangan nuklir ke negara itu.
Pernyataan itu ia katakan pasca Menteri Pertahanan Korsel Suh Wook mengatakan militer negaranya memiliki berbagai rudal dengan jarak tembak, akurasi dan kekuatan yang ditingkatkan untuk mengenai target apapun termasuk Korut.
Kim Yo Jong mengatakan bermasalah dengan Korut adalah sebuah kesalahan besar.
Ia memperingatkan bahwa Pyongyang akan menghancurkan target utama di Seoul jika Korsel mengambil “tindakan militer berbahaya”.
“Jika militer Korsel melanggar bahkan satu inci pun dari wilayah Korut, itu akan menjadi bencana yang sangat mengerikan dan kekuatan tempur nuklir Korea Utara pasti harus melaksanakan tugasnya,” katanya, mengutip KCNA.