KPJ Kota Bandung Lakukan Aksi Demo, Minta Bebaskan Anggota yang Kena Razia

Prabunews.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ Kota Bandung) melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Bandung, Kamis (9/2).

Pantauan Prabunews, puluhan massa itu datang dengan menggunakan mobil serta membawa bendera KPJ, bendera merah putih hingga sejumlah poster.

Beberapa di antara poster itu bertuliskan ‘Tuntaskan janji kemerdekaan perjanjian aksi 15 agustus 2022 antara Pemerintah DPRD Kota Bandung dengan KPJ Bandung’.

Ada juga poster yang bertuliskan ‘Hentikan rajia!! Kami butuh makan, kami lapar!!’

Salah seorang orator mengatakan mereka datang untuk mewakili para penyanyi jalanan..

“Kami meminta para seluruh jajaran dinas (yang sebelumnya ikut berdiskusi) untuk merealisasikan semua janji-janji (tanggal 15 Agustus 2022) yang sudah diberikan,” ujar salah seorang orator.

Massa meminta pemerintah Kota Bandung untuk merealisasikan hasil audiensi pada tanggal 15 Agustus 2022, yakni perjanjian antara KPJ Kota Bandung dengan Pemerintah Kota Bandung.

Hal tersebut berkaitan dengan penyediaan sarana dan prasarana bagi para penyanyi jalanan Kota Bandung. Pasalnya, Satpol PP masih sering melakukan razia dan penangkapan terhadap anggota KPJ Bandung.

Sebanyak delapan orang anggota dengan berkebutuhan khusus (tunanetra) KPJ Kota Bandung dirazia dan belum dilepaskan hingga kini.

”Sekarang teman-teman kami dirazia dan ditangkap, terus katanya di dinsos (Dinas Sosial) bakal dibina tapi nyatanya nol besar. Banyak temen-temen tunanetra kita yang ke tangkap razia dan belum dipulangkan hingga kini. Padahal mereka itu sebagaian besar adalah kepala keluarga, istri dan anaknya mau makan apa kalo mereka (kepala keluarga) ditangkap,” ujar salah seorang orator lagi.

Ini merupakan aksi ketiga massa penyanyi jalanan. Beberapa waktu lalu, mereka melakukan aksi serupa untuk menuntut hak-haknya kepada pemerintah Kota Bandung.

Scroll to Top