Cimahi, Prabunews.com – Semakin dekatnya masa tahun ajaran baru, yang dibarengi dengan semakin pula meningkatnya wabah corona, AA. Maung sebagai Ketua Umum LBP2 ( Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan) menyatakan kepada Prabunews.com, dengan jelas bahwa PTM di tahun ajaran baru harus di mulai, papar Asep mengawali pembicaraannya.
AA. Maung melanjutkan bahwa, “Keadaan seperti ini tidak ada yang mau tetapi apapun itu kita tidak bisa juga mengabaikan masalah pendidikan yang notabene untuk keberlangsungan generasi bangsa itu kedepan”, ungkap Asep.
Jadi kita semua tidak tahu kapan akan berakhir masa pandemi ini, justru ini harus menjadi sebuah tantangan sebagai kebiasaan baru di sekolah, dengan menjalankan sangat ketat prokes kesehatan.
Saya rasa semua sekolah sudah menyiapkan standar prokes dan di sekolahnya masing-masing sudah barang tentu harus terus dibarengi kesadaran semua pihak untuk tetap saling mengingatkan.
Kalau terlalu lama anak-anak diam dirumah tidak baik juga, toh ada dirumah juga tetap saja mereka bermain, justru cenderung lebih malas untuk bangun pagi.
Hal ini sangat mengkhawatirkan secara pribadi buat saya karena kita secara tidak langsung juga mengajari anak untuk cepat menyerah dengan situasi pandemi, tetapi saya yakin dengan prokes ketat, berolahraga, imun dan kekebalan tubuh akan terus terjaga, sebaliknya juga kalau terus hanya diundur dan diundur berpacu dengan situasi zona, tetapi tidak ada yang tahu kapan berakhir.
Jadi AA. Maung menegaskan sangat mendukung Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri ini bahwa tahun ajaran baru sekarang dilakukan PTM, tetapi dengan satu catatan secara bertahap dan prokes yang tetap dijalankan, pungkasnya.
(Dadan Sambas)