Liburan pun Harus Dikemas Selalu Bermakna

 

Penulis : Rahmat Suprihat, Pegiat Pendidikan Kota Bandung-Guru SMPN 55 Bandung

 

Libur Telah Tiba !!

Saat ini menjadi dari waktu para peserta didik yang memiliki haknya untuk libur setelah satu semester para pelajar tersebut berjibaku dengan tuntutan kurikulum sekolah di mana mereka belajar. 

 

Libur identik dengan ruang-ruang bermain baru sebagai ruang liburan, sekarang lebih populer dengan istilah Healing. 

Setiap orang termasuk para pelajar umumnya sudah memiliki agenda dalam rangka mengisi liburan dan kecenderungannya hampir sebagian besar para pelajar mengisi liburan dengan mengunjungi objek-objek wisata, bermain nikmati serta mengisi waktu yang leluasa dan jauh dari kepenatan. 

Banyak objek-objek wisata yang dikunjungi dan tentunya di orientasikan agar dapat memberikan sebuah perasaan bahagia bagi para penikmat masa liburan termasuk para pelajar. 

 

Ada yang sejatinya harus menjadi perhatian bagi kita semua khususnya bagi para orang tua yang menjadikan liburan sebagai ruang kebersamaan bagi keluarganya termasuk bagi para peserta didik yang menjadi putra-putrinya untuk menikmati masa liburan dalam bentuk mencari kebahagiaan di ruang kebersamaan. 

 

Yang terpenting liburan haruslah menjadi ruang-ruang pembelajaran dan pendidikan bagi para anak dan liburan pun menjadi ruang-ruang dalam rangka terealisasikan dan

mengaktualisasikan nilai pendidikan yang selama ini diterimanya di ruang-ruang pembelajaran. 

 

Ada beberapa hal yang harus menjadi bagian proses pendidikan pada saat anak mengisi liburan diantaranya, 

– Bangun terlebih dahulu komitmen didalam keluarga agar pada saat liburan dan berada di lokasi liburan semua anggota keluarga untuk tidak membuat kesibukan sendiri, terlebih fokus dengan gawainya masing-masing, kecuali keberadaan gawai terhubung dengan konsep liburan itu sendiri. 

– Carilah lokasi-lokasi liburan yang dapat memberikan wawasan dan informasi tambahan bagi peserta didik karena sekolah sebagian ruang belajar sangat dimaklumi jauh dari kata sempurna. 

Ruang-ruang liburan tersebut diantaranya museum atau tempat-tempat bersejarah lainnya. 

Dari tempat inilah anak-anak dapat menggali informasi secara lebih detail dan akurat tentang segala hal yang berhubungan dengan teori-teori pendidikan yang selama ini didapatkan dikomparasikan dengan realitas di lapangan. 

 

– Bimbing dan edukasi terus anak-anak pada saat berada di tempat liburan serta dorong untuk merealisasikan nilai-nilai Pendidikan karakter yang selama ini didapatkan di ruang-ruang pembelajaran diantaranya kemauan untuk disiplin, selalu taat dan tertib terhadap aturan yang berlaku juga mencintai lingkungan dengan tindakan-tindakan yang sepantasnya dilakukan di area tersebut. 

 

– Inventarisir berbagai kemungkinan dengan pilihan bijak termasuk kondisi cuaca sehingga pilihan liburan akan lebih tepat.Akses informasi cuaca sebagai bekal pertimbangan, jangan sampai mengambil pilihan liburan tetapi tidak didukung oleh faktor cuaca serta siapkan segala perlengkapan secara maksimal. 

 

– Hal lain yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan agenda yang dilaksanakan adalah senantiasa memanfaatkan keberadaan teknologi dalam hal ini gawai untuk menemukan hal-hal baru di lokasi wisata tersebut mencatatkan 

setiap hal-hal yang baru di dalam gawai dilengkapi dengan keterangan dalam bentuk video atau foto.

 

– Carilah pilihan liburan yang murah meriah tetapi tetap menjadikan suasana baru yang tidak terlepas dari nilai pendidikan itu sendiri termasuk memaksimalkan moment ngumpul bareng misalnya camping di area halaman rumah sekali pun. 

 

– Mengemas liburan dengan agenda keren misalnya liburan sambil mengagendakan penanaman pohon, Gerakan pungut sampah, Bakti sosial atau keliling kota dengan bersepeda dsb. 

 

Liburan harus menjadi ruang membangun keindahan kebersamaan bagi kita dengan orang-orang tercinta. 

Selamat liburan.

Scroll to Top