Bandung, Prabunews.com – Ketua Umum LSM. PMPR Indonesia Rohimat joker, yang lebih akrab di sapa “mang Joker”, kembali menyikapi masalah Pasar Kota Bandung, pasal nya temuan beberapa tahun lalu yang di sampaikan kepada walikota Bandung sampai saat ini tidak tersentuh, menduga bahwa walikota dan jajaran nya tidak ada niat baik atas perbaikan pasar Kota Bandung, beberapa temuan PMPRI telah di sampaikan dan satu persoalan tentang dugaan penyimpangan garam juara pun sampai saat ini tidak jelas, kembali kepada poko persoalan yang telah di sampaikan kepada pemerintah kota bandung masalah, pengelolaan aset dan alih fungsi serta retribusi masih terlihat ambu radul.
Seleksi jajaran direksi pun tidak menjadi sebuah jawaban dari hasil Investigasi PMPRI tentang temuan tersebut, pasal nya jajaran direksi yang baru belum diketahui target dalam menjalankan amanat walikota sebagai owner, sampai saat ini belum mendengar adanya fakta integritas jajaran direksi, kalau pun telah ada dengan dasar apa jajaran direksi baru sebagai bahan dasar fakta integritas, JOKER yang dalam hal ini menyoroti bahwa PMPRI telah tau hiruk pikuk di PD. Pasar mengenai SDM, artinya jika jajaran direksi bekerja berdasarkan info karyawan tersebut ada kecenderungan bahwa kejadian seperti jajaran direksi sebelum nya akan terulang, dikarenakan penyimpangan PD. Pasar cukup masif di kalangan karyawan baik tingkat pusat sampai ke unit-unit pasar tradisional.
Persoalan baru bahwa PMPRI kedatangan beberapa pedagang di salah satu pasar yang mengeluh dengan surat edaran dari PD. Pasar yang di tanda tangani oleh direktur operasional tentang keterlambatan pembayaran dan denda hal ini cukup memberatkan pedagang di masa pademik COVID. 19, pedagang bukan tidak bisa memenuhi kewajiban tetapi minta keringanan di saat pademik, juga PMPRI selalu memantau bagaimana nasib para pedagang pasar Cijerah pasca kebakaran dari tahun 2012 sampai saat ini belum ada nya pembangunan, pedagang tetap di tuntut kewajiban sedang kan PD. Pasar tidak memberikan Hak atas pelayanan yaitu menyiapkan tempat usaha/berjualan.
Atas dasar di atas kemungkinan beberapa hari kedepan PMPRI akan menggelar aksi unjuk rasa seperti Waktu-waktu yang lalu. Hal ini dilakukan agar pemerintah kota bandung dan PD. Pasar dengan jajaran direksi baru punya semangat dan niat baik membawa para pedagang tradisional lebih sejahtera, sekaligus menyampaikan beberapa temuan baru hasil Investigasi PMPRI atas keamburadulan perusahaan daerah tersebut. Ungkap Joker.
(red)