Kab. Bandung, Prabunews.com – Pembangunan drainase dengan panjang 800 meter yang bersumber dari APBN di laksanakan langsung tanpa tender pihak ketiga secara “Padat Karya” dengan target pengerjaan sekitar 60 hari kalender yang berlokasi di jalan raya Cipatik-Soreang, Kini sudah terbilang 100% terealisasi sesuai harapan.
Osad Ependi warga RW 10 Desa Gajahmekar Kecamatan Kutawaringin kabupaten Bandung yang melihat pekerjaan pembangunan drainase oleh pihak PUPR provinsi Jawa Barat dengan mengedepankan kenyamanan lingkungan bagi masyarakat sekitar.
Menurut Osad Ependi yang kebetulan tempat tinggalnya berada dilokasi proyek tersebut mengatakan bahwa selama ini kalau musim penghujan genangan air selalu menjadi masalah bagi warga pinggir jalan raya Cipatik-Soreang, dikarenakan saat itu tidak adanya saluran drainase. Namun setelah dibangunnya saluran drainase setidaknya genangan air dapat berkurang,” ujar Osad.
Dikatakan lagi oleh Osad, ucapan terima kasih kepada para pekerja pembangunan Drainase, Kementrian PUPR, Dinas PUPR Jabar, Dinas PUPR Kabupaten Bandung dan Pemerintah Desa Gajahmekar yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat.” Paparnya (9/10/2020).
Sementara Maman menjelaskan, pembangunan saluran Drainase saat ini terbilang menguras tenaga, sebab hambatan dan target pekerjaan harus betul betul optimal, dari sisi target saja menurut beliau 60 hari kalender dan alhamdulillah hanya 30 hari kalender sudah 100% selesai.
Lanjut Maman, itu semua berkat kekompakan dan keseriusan para pekerjanya dan masyarakat guna tercapainya tujuan yang diharapkan. Serta himbauan juga pada masyarakat setempat, Semoga adanya saluran drainase ini masyarakat dapat menjaganya jangan sampai nantinya saluran drainase rusak dan banyak sampah. Dan juga ucapan terima kasih pula kepada pihak terkait yang telah membantu pelaksanaan pembangunan drainase dari awal sampai selesai,” ujar Maman.
(Dadan Sambas)