Lumbung Yusuf, Bentuk Kepedulian Gereja Kepada Jemaat

Denpasar Bali, Prabunews.com – Sejak Pemerintah memutuskan menerapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali mulai 3-20 Juli 2021 dan di perpanjang sampai 2 Agustus 2021, sejumlah pembatasan masyarakat diperketat, seperti menutup tempat ibadah, sekolah, fasilitas umum, hingga pusat perbelanjaan.

Dengan adanya PPKM ini GBI ROCK Ministry mematuhi kebijakan pemerintah untuk tidak melakukan  pertemuan ibadah di gereja namun tetap ibadah online di rumah masing-masing.

Walaupun tidak ibadah onsite, jemaat GBI Rock Ministry tetap komunikasi untuk membangun semangat kristiani  yang meningkatkan kualitas kehidupan di tengah jemaat maupun masyarakat melalui doa, pelayanan atau pembinaan virtual, serta berbagi informasi yang bersifat membangun.

Perhatian dari gereja untuk jemaat  yang terdampak PPKM yaitu melalui Lumbung Yusuf berupa sembako. Jadi untuk mendapatkan Lumbung Yusuf tersebut, jemaat diwajibkan mendaftar melalui Gembala Komsel masing-masing untuk pendataan.

Pdm. Natanael Wuryanto mengatakan bahwa Lumbung Yusuf ini untuk membantu jemaat yang kesulitan secara ekonomi.

“Dan sebagai umat percaya, di tengah situasi pandemi dan kesulitan maka seharusnya sebagai orang percaya memperhatikan saudaranya yang sedang kesulitan, dan peran gereja memfasilitasi bantuan Lumbung Yusuf untuk disalurkan kepada jemaat yang membutuhkan”, tegas Pdm Wuryanto.

(Efesus 4:2 Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut dan sabar. Tunjukan lah kasihmu dalam hal saling membantu).

(AR)

Scroll to Top