Bandung, Prabunews.com – Lebih dari 1 kubik sampah diangkut dari aliran sungai Cikileuy dan Kolam Retensi Sarimas dari aliran sungai Girimande dan Ciputri dari kawasan perbukitan Pasirmalang, akibat hujan senin sore (13/4/2020).

Petugas Gober Kelurahan Karang Pamulang sejak pukul 18.00 terus memantau aliran Sungai Cikileuy khawatir meluap ke pemukiman warga dan ruas jalan A.H. Nasutian serta mengangkat sampah yang menyumbat dibawah jembatan.
Menurut Lurah Karang Pamulang Kecamatan Mandalajati Kota Bandung Dadang Hermana, sedimentasi tanah lumpur bercampur sampah tumbuhan yang memenuhi aliran Sungai Cikileuy berasal dari sungai Girimande dan Ciputri.
Meskipun aliran sungai disamping RSU Hermina ini masuk wilayah Antapani Wetan, Kecamatan Antapani Kota Bandung, pihaknya tetap melakukan pengangkatan, serta permintaan dari pihak rumah sakit.
Baca juga : Stencil Art, Antara Estetika Sebuah Kota dan Tingginya Pengorbanan
“Semalam ketinggian air di rumah sakit Hermina mencapai lutut orang dewasa, kasihan juga pihak rumah sakit yang tengah disibukan dengan penanganan pasien harus menangani sampah dan tanah lumpur, karenanya kami bantu,” ujar Dadang.
Koordinator petugas Gober, Jafar Sidik bersama sejumlah petugas lainnya melakukan pemantauan aliran sungai Girimande dan Ciputri. Pihaknya melakukan pengawasan karena dikhawatirkan saat volume air meningkat air bercampur sampah akan mengakibatkan banjir dan longsor tebing sungai.

Terkait dengan tanah lumpur dan sampah tumbuhan yang mengalir di sungai Girimande dan Ciputri masuk ke sungai Cikileuy setiap hujan di kawasan hulu, menurut Jafar maupun Eman, dikarenakan di kawasan perbukitan saat ini masih berlangsung kegiatan bercocok tanam.
Selain itu, di kawasan Pasirmalang, Girimande Cimenyan yang merupakan bagian dari kawasan pemakaman Cikadut, masih berlangsung kegiatan membersihkan makam dalam rangkaian tradisi Ceng Beng (ziarah kubur).
Tingginya volume sampah yang terbawa aliran sungai Cikileuy juga masuk ke kolam Retensi Sarimas, Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik Kota Bandung.
Sejumlah petugas dari DAS (Dinas Pekerjaan Umum) Kota Bandung, tadi malam terus melakukan pemantauan dan mengoperasikan pompa air supaya air tidak menggenangi wilayah Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik yang selama ini sering kebanjiran. (Mz)