Prabunews.com – Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 mengguncang Melonguane, Kabupaten Talaud Provinsi Sulawesi Utara pada Sabtu (22/1). Gempa terjadi di kedalaman 12 km pada 3.67 LU-126.82 BT. Pusat gempa berada di laut 39 km Tenggara Melonguane.
Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, kedalaman gempa di Melonguane dangkal. Intensitas guncangan diindikasikan mencapai VI skala MMI.
Menurut Kepala pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, gempa tersebut mengakibatkan kerusakan ringan di gereja yang berada di Desa Pangeran, Pulau Kabaruan, Kepulauan Talaud.
“Ada gereja yang mengalami kerusakan ringan pada kaca,” ungkap Bambang dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (22/1).
Selain itu, salah satu rumah di Manaida Desa Panulan, Kecamatan Kabaruan, Kabupaten Talaud rusak dikarenakan rumah tersebut tidak dibangun dengan bahan tahan gempa.
“Lalu rusak pada rumah bagian belakang, kerusakan ringan. Konstruksi bangunan bukan bangunan tahan gempa,” terang Bambang.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati juga mengatakan terjadi gempa bumi susulan sebanyak sembilan kali di Kepulauan Talaud hingga pukul 11.30 WIB dengan magnitudo terkecil (M) 3,4 dan terbesar (M) 4,5.
“Hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa bumi susulan sampai pukul 11.30 WIB,” jelas Dwikorita.