Indramayu, Prabunews.com – Meningkatkan semangat belajar dalam kondisi seperti sekarang ini bak ibarat melukis diatas air.
Perlu upaya yang inovatif dan kreatifitas dari para pendidik dalam mengemas pembelajaran daring.
Hal itulah yang dilakukan oleh Lilis Yuningsih, Kepala SMPN SATU ATAP 1 Lelea, Kecamatan Lelea, Indramayu, dirinya senantiasa mendukung dan berupaya agar para guru dapat menyajikan konten pembelajaran daring yang menarik sehingga tidak membosankan tanpa meninggalkan materi yang essensial.

Lilis mengatakan bahwa pembelajaran daring yang menjadi alternatif pilihan pelayanan pendidikan merupakan pilihan bijak dalam kondisi seperti sekarang ini, dimana keamanan dan keselamatan peserta didik menjadi skala prioritas.
Namun manakala guru tidak melakukan inovasi dan kreatifitas dalam mengemas konten-konten pembelajarannya dikhawatirkan peserta didik akan jenuh dan tidak tertarik untuk mengikutinya lagi.
Selain itu perlu dibangun komitment akan pentingnya pendidikan karakter disiplin dan bertanggung jawab melalui konsistensi pendataan tugas dan hasil pembelajaran yang harus dikirimkan siswa.
Dan faktor lain adalah membangun komunikasi yang aktif antara sekolah dalam hal ini para wali kelas dengan orang tua siswa.
Ajari anak menggali informasi dengan memberikan tugas membaca (literasi) tentang keberhasilan negara-negara tetangga kita yang secara perlahan keluar dari permasalahan pandemi serta bagaimana banyak siswa yang tetap bisa berprestasi disaat pandemi.Ini akan menjadi motivasi bagi siswa untuk senantiasa menjemput harapan dan semangat belajar serta berkreasi walaupun dalam masa pandemi seperti sekarang ini.
Sumber-sumber informasi yang memiliki muatan motivasi sangat banyak.Kita hanya mendorong agar para pelajar mau membaca berbagai referensi untuk membangun semangat berkarya.Dengan fokus pada penugasan diharapkan para pelajar akan banyak menghabiskan waktunya dengan sesuatu hal yang baru dan menyenangkan termasuk akan menurunkan tensi informasi tentang Covid-19 yang selama ini banyak menjelali alam pikirannya.Bahkan Covid-19 pun bisa menjadi kajian menarik bagi para pelajar dan dikorelasikan dengan penugasan yang diterimanya, tegas lilis.
(Kang Amat)