Oleh : Rahmat Suprihat, S.Pd – Aktivis Pendidikan Kota Bandung
Bandung, Prabunews.com – Esensi luhurnya nilai idulfitri sudah Semestinya menampakan ruhnya pada ruang-ruang kehidupan manusia tidak terkecuali pada ruang-ruang dinamika pendidikan.
Kesabaran salah satu dari kawah Candradimuka nya Ramadan ini menjadi sebuah senjata yang harus melengkapi setiap entitas pendidikan pada saat memberikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik maksimal.
Sangat dimaklumi bersama pendidik dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan tugas utamanya tidak terlepas unsur-unsur terjadinya kontak psikis ataupun fisik diantara semua warga sekolah dan dari dinamika inilah terkadang warna yang memberikan kesan ketidak selarasan atau ketidak harmonisan antara sumbu jiwa orang dengan orang yang lainnya tidak menutup kemungkinan ada yang merasa tidak nyaman atas perlakuan dari komunikasi sosial yang hadir pada saat tertentu dan kesabaran inilah menjadi kunci Bagi siapapun untuk belajar menempatkan bahwa kesempurnaan hanyalah milik siapapun yang berbesar hati untuk menerima ketidaksempurnaan itu sendiri.
Selain itu rasa bersyukur sebagai bagian dari produk lain Ramadan harus senantiasa menjadi pakaian kebanggaan bagi setiap pendidik dan tenaga kependidikan karena pada kenyataannya pengabdian seorang pendidik dan tenaga kependidikan mereka yang pada sampai saat ini masih honorer dan belum mendapatkan harapan terbaik sebagai PNS ataupun P3K dan tidak menutup kemungkinan pula ada banyak kenyataan yang berhubungan dengan hak-haknya yang masih jauh dari harapan namun dengan rasa bersyukur inilah kita sangat meyakini masih banyak nikmat yang telah Allah titipkan bagi kita yang tidak dimiliki oleh orang lain.
Karena pada kenyataannya dikit mereka yang mengabdi di ruang-ruang pendidikan mendapatkan apresiasi dalam bentuk kesejahteraan masih jauh dari harapan.
Bukankah Allah telah jaminkan janjinya bahwa siapapun yang bersyukur maka setiap nikmat akan senantiasa ditambah.

Sementara hal lain yang menjadi ruang motivasi bagi PTK yang berhubungan dengan esensi lebaran dalam tataran aplikasi di ruang-ruang pendidikan adalah kemauan untuk menghadirkan terobosan-terobosan terbarukan dalam rangka memaksimalkan pelayanan pendidikan sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman para peserta didik artinya lebaran bukan hanya ditandai dengan
hadirnya pakaian baru, namun bagi seorang PTK kebaruan itu Justru harus melekat dengan inovasi dan kreativitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi hadirnya peserta didik yang siap menghadapi setiap perubahan zaman.
Kita sangat berharap agar esensi Idul Fitri di ruang pendidikan menjadi momentum membangun keselarasan baru dari setiap kebijakan sistem dapat membawa kebermaknaan dan keberkahan lebih tinggi agar setiap produk yang dihasilkan mendapatkan kualitas yang mumpuni dan tentunya menjadi pilihan terbaik dari Rabb semesta alam dan apapun ketetapan-Nya haruslah memberikan rasa puas bagi kita.