Menyama Braya Selesaikan Masalah Sosial Dan Penegakkan Hukum Berkeadilan.

NEWS101 Dilihat
Menyama Brama

 

Jembrana,Prabunews.com- Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. melaksanakan kegiatan Menyama Braya dengan menyeleksi masalah berikan pelayanan yaitu penyelesaian permasalahan sosial dan penegakan hukum secara berkeadilan melalui nilai-nilai kearifan lokal dengan Forum Kepala Desa se-Kecamatan Pekutatan bertempat di Warung Pantai Pengeragoan Banjar Dangin Tukad, Ds. Pengeragoan, Kec. Pekutatan, Kab. Jembrana, Rabu (30/11) pukul 17.45 Wita.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pekutatan I Wayan Yudana, S.STP., Kasat Binmas Polres Jembrana AKP I Gusti Komang Muliadnyana, S.H., Kapolsek Pekutatan AKP I Wayan Suastika, S.H., Waka Polsek Pekutatan, Kanit Binmas Polsek Pekutatan, Kanit Intelkam Polsek Pekutatan, Panit 1 Binmas, dan Kepala Desa se-Kecamatan Pekutatan.

google.com, pub-1005788564829701, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Mengawali kegiatan, Camat Pekutatan I Wayan Yudana, S.STP. menyampaikan situasi secara umum dalam keadaan aman, dan diucapkan terimakasih atas pertemuan yang digagas oleh Kapolres Jembrana.

“Dan disampaikan juga bahwa akan dilaksanakan pemilihan Prebekel di dua desa yaitu Desa Pengeragoan dan Desa Manggissari,” terangnya.

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Bapak Camat dan seluruh Kepala Desa/Prebekel se-Kecamatan Pekutatan.

“Tujuan diadakan pertemuan ini bahwa ingin mendengar langsung permasalahan-permasalahan yang ada disetiap desa agar sesegera mungkin dapat ditangani dan juga karena akhir-akhir ini banyak terjadi kasus pencurian terutama pencurian pretima di Desa Pengeragoan,” kata Kapolres.

Kapolres juga meminta agar perlu diatensi juga anak-anak sekolah agar tidak salah dalam pergaulan untuk diberikan edukasi tentang pentingnya berlalulintas agar pada saat ke sekolah menggunakan kendaraan untuk memakai helm. “Dan juga dalam menjelang tahun baru menghimbau masyarakat untuk tidak menjual minuman keras/arak,” sambungnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian dari Prebekel masing-masing desa yang pada intinya menyampaikan permasalahan terkait kehilangan pretima di pura-pura dan saat ini dari pihak desa akan melaksanakan poskamling, kemudian terkait kejadian tanah longsor di daerah Badingkayu namun sudah diatensi, dan yang perlu diatensi yaitu kehadiran penduduk pendatang saat adanya pengerjaan proyek tol, pengamanan pada saat Hari Raya Natal 25 Desember 2022 di Gereja Santa Maria Ratu Gumbrih, termasuk mengantisipasi penjualan miras menjelang tahun baru, dan para Kepala Desa/Prebekel juga meminta dari jajaran Polri untuk memberikan penyuluhan untuk anak-anak sekolah untuk mencegah agar tidak terjadi kenakalan remaja.

Setelah penyampaian oleh masing-masing Kepala Desa/Prebekel kemudian langsung mendapat tanggapan dari Kapolres Jembrana untuk ditindaklanjuti guna menciptakan situasi yang aman di wilayah hukum Kecamatan Pekutatan.

 

(Hms Jbr)