Kab. Bandung, Prabunews.com – Rumah tempat tinggal Yaya (70 tahun) penduduk RT 04 RW 03 Desa Nagreg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung Jawa Barat, sungguh sangat memprihatinkan tampak reyot dan tidak layak huni.
Bagaimana tidak, rumahnya atau lebih pasnya bisa disebut gubuk reyot, nampak atapnya yang bocor hanya ditambal dengan lembaran plastik bekas untuk menahan air hujan, beralaskan tanah dengan ukuran 4m X 3m.
Keseharian Yaya hanya kerja serabutan, kondisi kehidupan keluarga itu sangat memprihatinkan dan perlu mendapat perhatian dermawan, terutama untuk tempat tinggal yang sangat tidak layak disebut rumah.
Sewaktu awak media, menemui dan mewawancarai, berikut ungkapan Yaya:
“Rumah gubug ini sudah saya tempati kurang lebih 20 tahunan, kondisi dinding bilik bambu sudah bolong, tihang penyangga sudah rapuh, tidak ada kamar tidur dan kamar mandi serta dapurpun berlantai tanah” ungkapnya dengan nada sedih.

“Padahal rumah ini pernah difoto dan diliput oleh media, bahkan juga oleh seorang kepala dusun (kadus) tapi sampai sekarang gini-gini juga (belum dapat bantuan),” jelasnya sambil mengerutkan dahi karena lupa nama Kadus nya.
Pada kesempatan itu pula, diwawancarai juga Sadimi (50 tahun) selaku tetangga dari Yaya, mengatakan,
“Memang Yaya pekerjaannya hanya kerja serabutan, kadang tidak dapat kerjaan dan juga kadang menerima belas kasihan orang” paparnya.
“Saya merasa sangat heran, kenapa keluarga Yaya tidak pernah tersentuh bantuan sedangkan yang lain bisa dapat, kenapa?” katanya pula dengan penuh heran.
“Sejak istrinya meninggal 3 tahun lalu dan anaknya menikah, sehingga dia kini hidup sendiri dalam keadaan sangat memprihatinkan. Kadang tikus pun menggerayangi kaki sampai sampai menggigitnya dikala malam waktu dia tertidur” pungkasnya.
(Dadan Sambas)