Mojokerto | Prabunews.com – Warga Desa Pacet, Kabupaten Mojokerto, digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia di jurang jalur Pacet–Cangar, Sabtu (6/9). Potongan kaki dan daging manusia itu pertama kali ditemukan warga saat mencari rumput, sekitar pukul 10.30 WIB.
Penemuan tersebut dilaporkan ke aparat, dan Polres Mojokerto bersama tim Inafis serta anjing pelacak K-9 Polda Jatim segera melakukan olah TKP. Dari hasil penyisiran, lebih dari 30 potongan tubuh manusia berukuran kecil berhasil dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk pemeriksaan forensik.
“Potongan-potongan ini sulit kami identifikasi karena sebagian besar hanya berupa daging, tanpa tulang. Kecuali potongan kaki kiri yang masih cukup utuh,” jelas Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama.

Minggu (7/9) dini hari, polisi berhasil meringkus terduga pelaku di sebuah kos di Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Pelaku diketahui bernama Alvi Maulana (24), asal Labuhan Batu, Sumatra Utara. Ia ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan dan mutilasi terhadap kekasihnya, Tiara Angelina Saraswati (25), warga Lamongan.
Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, mengungkapkan bahwa pelaku dan korban telah tinggal bersama selama empat tahun di Surabaya. Perselisihan keduanya pada Minggu (31/8) dini hari berujung tragis ketika pelaku menikam leher korban dengan pisau dapur hingga tewas.
“Pelaku kemudian menyeret korban ke kamar mandi kos dan melakukan mutilasi dengan pisau dapur, pisau daging, serta gunting baja. Potongan tubuh korban ada yang dibuang ke jurang Pacet, sebagian lainnya disimpan di kamar kos,” jelas Ihram dalam konferensi pers, Senin (8/9).
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan tulang paha, serpihan tulang kepala, gigi, hingga organ dalam korban yang membusuk. Total, tubuh korban terpotong menjadi 312 bagian.
Kepada penyidik, Alvi mengaku terbiasa menyembelih hewan kurban sehingga tidak kesulitan memotong tubuh manusia. Barang bukti berupa pisau, gunting baja, palu, serta bercak darah korban turut diamankan dari lokasi kejadian.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, termasuk pendalaman motif tersangka yang diduga dipicu masalah ekonomi dan pertengkaran pribadi. Polisi akan terus mengusut detail kronologi untuk melengkapi berkas perkara.