Prabunews.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan umat muslim boleh kembali melaksanakan salat Jumat, salat Tarawih, dan salat Ied dengan saf rapat di masjid. Menimbang, pemerintah sudah mencabut berbagai aturan protokol covid-19.
Hal itu tertuang dalam Bayan Dewan Pimpinan MUI tentang Fatwa MUI terkait Pelaksanaan Ibadah dalam Masa Pandemi.
“Umat Islam wajib menyelenggarakan salat Jumat dan boleh menyelenggarakan aktivitas ibadah yang melibatkan orang banyak, seperti jemaah salat lima waktu/rawatib, salat Tarawih dan Ied di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian umum dan majelis taklim dengan tetap menjaga diri agar tidak terpapar Covid-19,” ujar Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh dalam keterangannya, Jumat (11/3/2022).
Sebelumnya, fatwa yang diterbitkan pada 2020 memang memperbolehkan umat Islam salat berjemaah di masjid dengan saf renggang. Kemudian, MUI memperbolehkan salat Jumat di rumah.
Menurut MUI, kondisi itu sudah tidak berlaku karena pemerintah sudah melonggarkan aturan di sejumlah sektor.
Pada bayan itu, MUI menjelaskan fatwa-fatwa tersebut dibuat dengan alasan hajah syar’iyyah.
“Dengan demikian, pelaksanaan shalat jamaah dilaksanakan dengan kembali ke hukum asal (‘azimah), yaitu dengan merapatkan dan meluruskan saf (barisan), ” ujar Niam pada Rabu (9/3/2022) lalu.
MUI juga mengimbau Muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Umat muslim diminta memperbanyak ibadah, taubat, istigfar, zikir, selawat, sedekah, dan doa.
Selain itu, MUI juga menghimbau kepada seluruh umat muslim pun untuk menyiapkan diri secara lahir dan batin menyambut bulan Ramadan. MUI menyarankan umat Islam menjalankan syiar agama pada Ramadan.
“Pengajian dan aktivitas keagamaan lain yang biasa dilakukan di bulan Ramadan seperti salat Tarawih, tadarus Alquran, qiyamul lail, iftar jama’i dapat dilakukan dengan tetap disiplin menjaga kesehatan,” ucap MUI.
Adapun Bayan yang mengatur pelaksanaan sholat di masjid tersebut terbit dan berlaku sejak Kamis (10/3). Surat tersebut ditandatangani Ketua MUI Asrorun Niam Sholeh dan Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan.