Pameran Lukisan Online ART QUARANTINE Dalam Rangka Peduli Covid-19

Bandung, Prabunews.com – Situasi sosial global yang terjadi pada saat ini, setelah adanya wabah pandemi Covid19 menjadi perhatian semua pihak termasuk didalamnya pelaku seni, yang selama ini berteriak tentang situasi sosial, ekonomi dan politik melalui karya seninya.

Para seniman mengutarakan pendapatnya bahwa kita sebenarnya sudah lama mengenal istilah virus dan turunannya, tetapi Covid 19 adalah virus sangat berbahaya, menjadi wabah yang benar-benar menyerang kita secara masif, memberi dampak luar biasa pada semua sektor kehidupan.

Asumsi kita diarahkan pada dugaan desain besar konspirasi global, atau wabah ini terjadi benar-benar secara alamiah. Tidak ada perang adu fisik antar manusia atau penghancuran infrastruktur, bangunan, rumah ibadah dan lain-lainnya.

Negara dibikin panik, masyarakat dirumahkan, dokter, perawat, aparat dibuat kelabakan, kota-kota menutup akses sampai ke desa-desa. Saat ini, semua sudah terjadi, begitu mempengaruhi kehidupan sosial psikologis dan pribadi kita diseluruh dunia.

Efek dari itu, umumnya kita menjadi paranoid, panik, pelan-pelan jadi kompulsif dan saling mencurigai. Sebab berita kematian melonjak ditingkat global, diabaikan dilevel lokal, semua dikarantinakan.

Pada kenyataannya, akses pembatasan tetap saja memaksa mereka terus beraktifitas dari hari kehari diruang publik, benar-benar bertahan untuk hidup, dalam memenuhi kebutuhan dimasa karantina ini.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas dengan prinsip murni pergerakan berkesenian dari rumah, karantina tidak bisa menghalangi kita sebagai pelaku seni mendorong kreatifitas imajinasi dan file privasi untuk merespon kondisi yang tidak menentu ini, sebagai upaya terus bergerak, pencatatan sejarah, dan motivasi melalui Pameran Online Senirupa Karantina dengan tema ” Pameran ART QUARANTINE “.

Pameran ART QUARANTINE merupakan bentuk kepedulian dalam krisis global yang tidak “membakar” tapi sebagai aspirasi dan apresiasi positif.

Melalui pameran online ini para pelaku seni mengekspresikan gelora rasa dan imaginasinya sesuai permasalahan real di ruang-ruang kehidupan masyarakat.

Adapun para perupa yang ikut dalam pameran ini adalah para perupa yang sudah memiliki jam terbang cukup lama diantaranya Isa Perkasa , Jamil Supriyatna , Iwan Ismael ,Raditya Siboro , Nandang Gawe , Rudi St Darma, Setiyoko Hadisutanto , Gogor Purwoko , Mayek Prayitno , Yoyo Hartanto ,Widi S Martodihardjo.

Satu hal yang menarik seluruh hasil dari pameran karya ini akan disumbangkan sebagai bentuk dari kepedulian terhadap situasi yang menuntut kehadiran uluran tangan melalui gotong royong dan saling membantu.

Untuk para kolektor yang tertarik mengoleksi karya para perupa tersebut bisa menghubungi Iwan Ismael di no hp 081573743035.

(Kang Amat)

Komentar ditutup.

Scroll to Top