Para Pedagang Pasar Baru Menyambut Baik Kebijakan Pemerintah Perubahan Status Pandemi

Bandung, Prabunews.com Rencana pemerintah yang akan menggulirkan regulasi berupa menghilangkan beberapa aturan yang selama ini sangat tidak bersahabat dengan dunia ekonomi dikarenakan dengan keberadaan pandemi yang hampir 2 tahun mendera negara di belahan dunia mana pun merupakan sebuah berita baik bagi para pelaku ekonomi termasuk para pedagang yang ada di ruang-ruang mana pun.

Rencana ini itu saja mendapat tanggapan yang positif dari seorang Iwan Suhermawan yang selama ini terus memacu andrenalin berupa terobosan-terobosan yang terkoneksi dengan dunia perdagangan yang berhubungan dengan keberadaan para pedagang kecil.

Iwan suhermawan ketua pedagang pasar baru kota Bandung mengatakan dengan adanya regulasi yang dikeluarkan pemerintah ini menjadi kabar gembira bagi para pegiat ekonomi khususnya usaha para pedagang kecil, karena selama ini jenis usaha yang digeluti mereka selama hampir 2 tahun terpuruk dengan keberadaan berbagai macam aturan yang digulirkan oleh pemerintah.

Iwan Suhermawan Ketua HP2B

Saya sangat memahami bahwa Aturan itu berujung pada sebuah niat baik manakala regulasi itu tidak didukung juga oleh keberpihakan berupa insentif insentif kebijakan yang berpihak kepada para pedagang lambat akan membuat para pedagang akan kehilangan pekerjaannya yang selama ini menjadi topangan bagi kehidupan keluarganya.

Dengan adanya rencana Pemerintah yang akan merubah status dari Pandemi ke endemi lalu di susul dengan kebijakan-kebijakan lain di sektor sarana transfortasi umum, mencabut jarak tempat duduk dan dihilangkan nya kewajiban Tes Antigen dan Pcr sebagai syarat wajib perjalanan transfortasi massal baik darat laut dan udara ini merupakan Angin segar dan bisa menjadi harapan Positif untuk pelaku sektor Ekonomi terutama Perdagangan.

Saya Optimis ini menjadi angin segar dan Harapan Besar untuk Pasar Baru Bandung agar Bangkit dari keterpurukan, tentunya dengan tetap melakukan protokol kesehatan jangan lengah karena wabah masih ada di sekitar kita, tegas Iwan.

(Kang Amat)

Scroll to Top