Bandung, Prabunews.com – Jumat (4/3) Peduli Lingkungan Jawa Barat (Pelija) melakukan audensi secara virtual dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat dan Perwakilan Kementerian ESDM.
Adapun hal yang dibahas dalam audiensi virtual itu sesuai dengan laporan yang disampaikan oleh Pelija Cabang Garut perihal tentang maraknya galian C yang terdapat di Kabupaten Garut khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Pakenjeng.
Audensi virtual yang dipandu langsung oleh Arif Budhiyanto Perwakilan dari DLH Jabar.
Arif pun atas nama Kepala DLH Jabar menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pelija yang telah menyampaikan informasi perihal adanya penambangan liar di wilayah yang disampaikan.

Selain itu DLH Provinsi Jabar juga akan senantiasa melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait laporan ini.
Sementara Saeful Anwar Perwakilan dari Bidang Tambang ESDM menyampaikan bahwa pihaknya hanya senantiasa berhubungan dengan perusahaan tambang legal, dimana sampai saat ini data yang ada di ESDM khusus untuk di wilayah Kecamatan Pakenjeng ada 2 perusahaan yang masuk dalam kategori kategori perusahaan tambang legal yang pertama CV. Sanghiang Taraje dan PT. Antam. Namun untuk CV.Sanghiang Taraje sampai saat ini belum melaksanakan operasi penambangan.
Sementara untuk PT. Antam sendiri akan dilakukan pengecekan ulang yeng berhubungan dengan masa ijinnya.
Sementara itu Ade Burhan Juru Bicara dari Pelija Garut mengatakan bahwa sampai saat ini banyak sekali bermunculan perusahaan galian C ilegal, disinyalir selain di Kecamatan Pakenjeng, di wilayah Bungbulang saja ada sekitar 7 perusahaan yang bergerak di bidang Galian C.
Saya menduga banyaknya bermunculan usaha galian C ini berhubungan dengan adanya proyek jalan yang total biayanya ratusan milyar, tegas Ade.
Untuk memperkuat dugaan adanya tindakan penambangan galian C, maka pihak-pihak turut hadir dalam audensi virtual sepakat untuk menjadwalkan kunjungan lapangan dalam waktu dekat ini.
Rapat virtual ini dihadiri oleh hampir 45 peserta berlangsung hampir satu jam lebih.
Hadir pada audensi tersebut petugas Neneng Setiawati PPLH DLH Jabar, Jumiati Ningsih Inspektur Tambang Kementerian ESDM, Dicky Prasasti dari Cabang Dinas Wilayah V Sumedang.
Selain itu yang juga sangat penting bahwa maraknya Galian C Ilegal di wilayah Garut memang sudah menjadi perhatian dari Uu Ruzhanul Ullum Wakil Gubernur Jawa Barat.
(Kang Amat)