Bandung, Prabunews.com – Setelah selesai membagikan cairan disinfektan ke seluruh desa di wilayah KBB, selanjutnya LSM Trapawana Jawa Barat melanjutkan pembagian cairan tersebut untuk Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran.

Penyaluran bantuan itu menggunakan 4 unit kendaraan chemical tank, 1 unit kendaraan operasional, dengan kapasitas
40000 lt / trip serta didukung oleh 15-30 personil.
David riksa Buana sebagai bagian dari tim Trapawana mengatakan bahwa penyaluran membutuhkan waktu 6 – 10 hari pendistribusian untuk seluruh desa desa di wilayah Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran tersebut. Masing-masing desa mendapatkan 100 liter disinfectan gratis untuk seluruh desa dan kota di provinsi Jawa Barat.
Tahap 1 pembagian dilakukan di Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar.
Adapun pendistribusian bantuan disinfektan tersebut mengacu kepada :
1. Arahan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid National bahwa perlunya keterlibatan masyarakat secara menyeluruh dalam penanganan covid 19
2. Arahan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid Provinsi bahwa perlu keterlibatan masyarakat secara pentahelix untuk membangun sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah, Swasta, BUMN, Dunia Pendidikan dan Kelompok masyarakat
3. Trapawana menginisiasi masyarakat di tingkat Kelurahan dan Desa untuk melakukan penanggulangan dan pencegahan covid 19 secara mandiri dengan memastikan ketersedian disinfectant secara gratis dengan tujuan agar tercipta penanganan dan penanggulangan secara mandiri dan berkelanjutan selama masa tanggap covid 19, sesuai dengan penetapan pemerintah Pusat dan Daerah.
4. Sasaran Pembagian disinfectant untuk tingkat desa dan kelurahan di jawa barat, yang nantinya harus dibagikan ke tingkat dusun, rw dan rt di wilayah masing masing
5. Disinfectant ini untuk mendorong masyarakat melakukan penyemprotan pemukiman nya masing masing
Mekanisme dan sistem pendistribusian bantuan tersebut melalui :
1. Disinfectant akan di drop ke setiap Kecamatan
2. Setiap desa akan menerima disinfectant sebanyak 50 -100 lt untuk di campur dengan perbandingan 1/ 10, artinya setiap desa akan mempunyai stock 1000 lt disinfectant siap semprot.

Selanjutnya David riksa mengatakan bahwa sudah 38.300 lt Disinfectant Gratis sudah tersalurkan ke 383 desa, 51 Kecamatan, 2 Kabupaten, 1 Kota, selama 7 hari, 14 personel, 5 kendaraan, meski ada beberapa daerah yang menolak, namun kami tetap bergerak membagikan nya, demi Indonesia Bebas Corona, besar harapan kami kepada seluruh desa yang sudah menerima bantuan ini dapat membagikan nya kepada seluruh masyarakat yang ada di desa nya masing masing, agar dalam masa PSBB ini semua orang bisa baru membahu untuk melakukan penyemprotan secara mandiri di sekitar lingkungan nya masing masing, ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim yang sudah berpikir, bekerja dan berjuang untuk terlaksananya kegiatan ini. (Kang Amat)