Pemkot Bandung Antisiapsi Dampak Kenaikan BBM

Prabunews.com –  Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menyiapkan strategi serta langkah ke depan usai pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Strateginya berupa pemberian stimulus kepada kelompok rentan secara ekonomi bisa mengurangi risiko penurunan daya beli masyarakat akibat penyesuaian harga BBM

“Kami (Pemkot Bandung) harus bekerja keras yang lebih optimal untuk bisa merespon harapan masyarakat dengan program yang kami siapkan. Yaitu memberikan solusi dan bantuan bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, Kamis (8/9)

Terkait bantuan, Pemkot Bandung sendiri tengah menyiapkan dana sebesar Rp9,291 miliar untuk digunakan berbagai kegiatan penanggulangan dampak inflasi kenaikan BBM. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mengadakan pasar murah, operasi pasar yang akan menyasar seluruh kecamatan di Kota Bandung.

Selain itu, ada pula stimulus bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) yang juga terdampak kenaikan harga BBM serta menyiapkan skema padat karya yang akan membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Ema pun juga meminta jajaran Dinas Sosial untuk senantiasa mengawasi dan berkoordinasi untuk mengawal berbagai bantuan terutama dari pemerintah pusat.

“Koordinasi kami dengan seluruh stakeholder dilakukan seluruh OPD dan kewilayahan untuk menampung aspirasi masyarakat bergerak bersama. Apa yang kita laksanakan secepatnya dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Bandung, Teddy Rusmawan mengapresiasi langkah Pemkot dalam upaya mengantisipasi dampak kenaikan BBM***

Scroll to Top