
Bandung, Prabunews.com Kondisi Cuaca ekstrem yang hadir menjelang akhir tahun sudah begitu jelas terlihat dari banyaknya kejadian alam yang diakibatkannya.
Hal inilah yang mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk langsung bergerak dengan membentuk Kampung Siaga Bencana.
Kampung Siaga Bencana yang dibentuk Pemkot Bandung ini didirikan di setiap kecamatan sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi bencana di tengah cuaca ekstrem.
Melalui kampung itu, masyarakat diharapkan selalu siap siaga dan kuat menghadapi berbagai ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi di daerahnya.
“Ini untuk kesiapsiagaan kita semua menghadapi perbencanaan, tanggap bencana. Karena BMKG juga sudah mengingatkan kita bahwa beberapa waktu ke depan iklim ini cukup ekstrem,” ujar Wali Kota Bandung Yana Mulyana (10/10).
Dikatakan Yana, kerawanan bencana di Kota Bandung cukup tinggi. Pasalnya, curah hujan yang mulai tinggi serta letak geografis yang berada di cekungan.
Selain itu, Kota Bandung juga dikelilingi pegunungan serta berada di bawah patahan atau Sesar Lembang.
Dengan kondisi tersebut, lanjut Yana, Kota Bandung memiliki risiko cukup tinggi terjadinya bencana seperti banjir, angin puting beliung, longsor, kebakaran hingga gempa bumi.
“Diharapkan kalau ada satu bencana di satu wilayah, semua itu sudah tau harus bawa apa, masing-masing sudah jelas tugas dan fungsinya dalam menanggapi bencana,” jelasnya, dilansir Antara. (Red-Kang Amat)