Pentingnya Pemetaan Lapangan dan Audit Lingkungan Daerah Bencana Ekologis Di Sukabumi

Sukabumi, Prabunews.com – Bencana banjir bandang yang terjadi beberapa hari belakangan di wilayah Cicurug dan sekitarnya membawa cerita tersendiri bagi semua pihak baik yang terkena musibahnya maupun mereka yang ikut tergerak atas keprihatinan terhadap kejadian bencana tersebut.

Salah satu lokasi yang terkena bencana tersebut adalah kampung Bantar yang berada di dua pengelolaan administrasi, Desa Kompa Kec. Parung Kuda dan Desa Pondok Kaso Tengah Kec.Cidahu.

Di lokasi ini terdapat 9 rumah yang sebagian konstruksi bangunannya roboh yang diakibatkan oleh hantaman luapan air sungai Cibojong.Sebagian besar rumah warga terdampak berada di area DAS sungai tersebut.Selain itu satu jembatan penghubung dua wilayahpun hanyut tergerus air.

Hal ini disaksikan manakala Relawan dari Peduli Lingkungan Jawa Barat (Pelija) yang bekerjasama dengan UF Center Sukabumi menyampaikan bantuan bahan pokok ke area terdampak (26/9).

Ujang Fahpulwaton, Ketua Umum UF Center mengatakan bahwa bantuan ini diberikan dari para donatur yang tergerak untuk berbagi bersama saudara mereka yang terkena musibah.

Melihat kondisi di lapangan atas banyaknya bantuan dari para donatur Ujang F mengatakan ke depannya mudah-mudahan Pelija maupun UF Center dapat memberikan bantuan sesuai dengan material yang dibutuhkan oleh wilayah terdampak diantaranya bahan-bahan penguat pinggiran bibir sungai berupa bronjong, batu bata, semen serta bahan material lainnya.

Para Donaturpun diharapkan bisa berkomunikasi melalui pihak-pihak terkait termasuk BPBD wilayah untuk memastikan bantuan yang sesuai sasaran.

Berdasarkan data wilayah terdampak dari para relawan, di lapangan ada beberapa wilayah diantaranya daerah Cibuntu dan Nyangkoek.

Ir.H.MQ.Iswara, AIFO, Dir.Eksekutif Pelija

Direktur Eksekutif Pelija, Ir.H.MQ.Iswara,AIFO saat dihubungi melalui pesawat telpon mengatakan Kita sangat berharap agar dilaksanakan pemetaan tentang analisis kebencanaan termasuk skala prioritas bantuan yang diharapkan sehingga recovery area terdampak dan penanggulangan fisik dan psikis warga terdampak bencana bisa segera selesai, Selain itu kita memohon senantiasa dilaksanakan audit lingkungan secara konfrehensif untuk menganalisis segala bentuk permasalahan lingkungan yang ada di daerah tersebut dan memetakan solusi yang harus diambil dengan cepat, cermat dan akurat.

(Kang Amat)

Scroll to Top